Proyek 2019 tak Selesai, Dinas PUPR Riau Putus Kontrak dan Blacklist Kontraktor

Bagikan :

BERITA RIAU, PEKANBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau menargetkan akhir tahun 2019 sudah mencapai 90 persen pengerjaan proyek. Angka itu belum bisa tercapai saat ini, disebabkan ada beberapa kegiatan atau proyek yang putus kontrak karena tidak selesai.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto, Selasa (17/12/2019). Pihaknya pun tidak tebang pilih, kontraktor yang diputus kontrak dan diblacklist perusahaannya. Sebab tidak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan menunda-nunda.

“Daripada pekerjaannya ditunda-tunda dan menambah waktu 50 hari tapi tak selesai juga. Lebih baik diputuskan kontraknya dan diblacklist perusahaannya,” kata Dadang kepada GoRiau.com.

Baca Juga:   Viral, Semburan Air Misterius di Ngawi Makin Menjadi-jadi

Dadang menyebutkan, ada juga PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang meminta penambahan waktu, karena diyakini kegiatan yang dipegangnya itu bisa selesai tepat waktu. Tapi kalau tidak yakin, ia menyarankan putus kontrak segera. Meskipun ada yang kontraknya selesai 31 Desember 2019.

“Untuk pekerjaan konstruksi jembatan harus selesai. Artinya, perusahaan yang mengerjakan dikenakan denda karena sudah melewati batas waktu,” ungkap Dadang.

Sumber : www.goriau.com



Be Smart, Read More