Ini 7 Tuntutan Masyarakat Meranti Kepada PT. EMP

Bagikan :

BERITA RIAU, MERANTI – Setidaknya ada 7 Poin tuntutan dari pertemuan dan Mediasi Terkait Aksi Damai atas nama Masyarakat Oleh PC. FSP RTMM serikat Pekerja Seluruh Indonesia terhadap PT. EMP Malacca Strait S.A dan Subkontraktor Perusahaan. Ahad, (19/01/2020) pagi.

Bertempat Kedai Kopi Tiam jalan Diponegoro Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Mediasi tersebut, dihadirkan oleh Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti AKP Syaiful,
Kapolsek Tebing Tinggi Barat Iptu A.G.D Simamora, Sekretaris Manager NPN Proyek Kurau PT. EMP AKBP (Purn) Alizar, SH, Bagian Administrasi PT. GLOBAL Fahmi Riski, Koordinator PT. TUK Darmono,Projek Coordinator PT. BMA Sunardi, Coordinator Field PT. APS Lucky Alhaq,  Ketua PC. FSP RTMM serikat Pekerja Seluruh Indonesia Ibrahim, Ps. Kanit Sat Intelkam Polsek Tebing Tinggi Barat aiptu A. Haris Damanik, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Darul Takzim Kecamatan Tebing Tinggi Barat Briptu Syafrianto, Personil Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti sebanyak 2 orang,  Karyawan Perusahaan sebanyak 10 Orang, dan Masyarakat Nelayan dan Desa Lalang Tanjung, Tanjung Darul Takzim dan Desa Maini Darul Aman 20 Orang.

Baca Juga:   Ribuan Kendaraan Bermotor di Riau Tidak Bayar Pajak

Adapun 7 poin tuntutan dari pertemuan tersebut yang disampaikan oleh PC. FSP RTMM serikat Pekerja Seluruh Indonesia terhadap EMP Malacca Strait S.A dan Subkontraktor Perusahaan diantaranya,

A. Akibat Hilir Mudik di Sungai Suir Kapal Motor Besar sehingga Nelayan Penangkap Ikan penghasilannya berkurang.

sumber : riaulink.com



Be Smart, Read More