Sebayak 198 Orang Tidak Memenuhi Passing Grade di Tes Kompetensi Dasar CPNS Riau

Bagikan :

BERITA RIAU, PEKANBARU – Hari pertama pelaksanaan seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS), Senin (27/1), di UPT penilaian Kompetensi, jalan Amal Hamzah, dengan sistem Computer asist test (CAT), berjalan lancar dan aman tanpa ada kendala, baik dari server maupun listrik. Dari 450 peserta yang terdaftar mengikuti TKD tercatat sebanyak 43 orang tidak hadir dan dinyatakan gugur.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengatakan, peserta yang tidak hadir tersebut dinyatakan gugur, dan tidak bisa lagi mengikuti ujian selanjutnya. Sesuai dengan peraturan yang berlaku pada sistem seleksi TKD CPNS dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Hari pertama TKD berjalan lancar, sekitar 89 persen hadir mengikut ujian dengan sistem CAT. Dari lima seksi yang kami adakan 43 orang tidak hadir, tentu otomatis dinyatakan gugur. Di sesi pertama 16 orang tak hadir, sesi dua 7 orang, sesi tiga 6 orang, sesi empat 9 orang dan sesi lima, 5 orang. Dan totalnya 43 orang tidak ikut ujian,” ujar Ikhwan Ridwan.

Baca Juga:   Ini Rangkaian Kegiatan Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis

Untuk sesi satu yang tidak memenuhi pasing grade sebanyak 33 orang, sesi dua 33 orang, sesi tiga 41 orang, sesi empat 47 orang dan sesi lima 44 orang, dengan total keseluruhan 198 tidak memenuhi pasing grade. Dan sisanya peserta memenuhi asing grade, bahkan ada beberapa peserta nilainya diambang batas pasing grade 271 yakni dengan nilai 425.

“Sudah banyak yang tidak memenuhi pasing grade, dan dinyatakan tidak lulus TKD. Ambang batas pasing grade itu total nilainya 271, dan masing-masing tes yang dijalani juga ada ambang batasnya. Ada juga yang nilainya jauh dari ambang batas pasing grade kalau tak salah nilainya 425,” jelas Ikhwan.

“Jadi bagi peserta ujian besok (hari ini red) datang sesuai tepat waktu, satu jam menjelang ujian sudah berada di lokasi. Dan lima menit menjelang ujian registrasi sudah tutup secara otomatis dan tidak bisa mengikuti ujian. Hari ini ada yang terlambat tapi satu orang saja, tidak bisa mengisi registrasi karena sudah tutup,” tambah Ikhwan.

Baca Juga:   Kapolda Jabar : Korban Miras Oplosan Maut di Jawa Barat Bertambah Jadi 61 Orang

Sementara itu, asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, yang membuka langsung proses seleksi TKD, menghimbau kepada seluruh peserta ujian agar percaya diri. Dan tidak terpengaruh terhadap orang yang tidak bertanggung jawab. Karena dalam setiap dibukanya CPNS, selalu ada orang yang menawarkan kelulusan dengan membayar.

“Jadi jangan percaya dengan orang yang mengiming-imingi kelulusan dengan cara membayar. Lebih baik percaya diri dan tidak terpangaruh. Karena kelulusan itu ditentukan dari hasil nilai yang diraih dari TKD dengan menggunakan sistem CAT. Selesai ujian nilai bisa dilihat dan sudah nampak lulus atau tidaknya. Semua sekarang pakai sistem dan tidak bisa dibohongi,” tegas Ahmad Syah.

Baca Juga:   Menurut Pengamat Sepak Bola, Klub Profesional Seperti PSPS Dilarang Menggunakan Dana APBN

Lebuh jauh dikatakan mantan Pj Bupati Bengkais ini, jika ada orang yang menawarkan kelulusan dengan cara membayar. Peserta bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib, dan bisa juga melaporkan ke BKD, karena kelulusan tidak bisa di tentukan oleh siapapun kecuali melalui hasil tes.

“Laporkan segera kalau ada yang minta uang untuk kelulusan CPNS. Tidak ada yang bisa meluluskan, semuanya dari hasil tes. Jangan mau membayar apapun kepada orang menjanjikan kelulusan,” tegas Ahmad Syah lagi.

Untuk diketahui, sebanyak 6.178 CPNS telah dinyatakan lulus seleksi administrasi. Dan selanjutnya peserta yang lulus mengikuti jadawal ujian TKD. Sesuai jadwal ujian akan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari hingga 10 Februari 2020, dan bagi peserta ujian agar bisa mematuhi peraturan yang sudah di sampaikan sebelum ujian melalui web BKD.

Sumber : riaulink.com



Be Smart, Read More