Agar Penyebaran Covid-19 Tidak Meluas, Pemprov Masih Telusuri Warga Riau Peserta Tabligh Akbar di Malaysia

Bagikan :

BERITA RIAU , PEKANBARU – Hingga saat ini Pemprov Riau masuk berupaya melakukan penelusuran terhadap warga Riau yang ikut dalam acara Tabligh akbar di Malaysia, Jumat (20/3/2020).

Namun sejauh ini belum ada perkembangan terbaru terkait hasil penelusuran yang dilakukan oleh Pemprov Riau terhadap jemaah Riau yang ikut dalam acara keagamaan di Malaysia tersebut.

“Belum tau saya datanya, yang ketahuan baru satu,” kata Gubernur Riau Syamsuar, di Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/3/2020).

Acara tabligh akbar yang berlangsung pada 27 Februari hingga 1 Maret tersebut dihadiri 1600 jemaah dari berbagai negara.

Termasuk dari Indonesia. Dari ribuan jemaah yang ikut dalam acara tabligh akbar tersebut ada diyakini ada puluhan warga Riau yang ikut dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Belakangan diketahui ada 190 kasus virus corona baru di Malaysia yang diyakini berkaitan dengan kegiatan keagamaan tersebut.

Gubri Syamsuar meminta bantuan Polda Riau dan Badan Inteligen Negera (BIN) serta Imigrasi Riau untuk melacak orang-orang yang pernah kontak langsung dengan warga Riau yang dinyatakan positif Corona.

Dimana warga ini sebelumnya juga diketahui ikut menghadiri acara tabligh akbar di Malaysia.

“Saya juga minta para ulama membantu kami, kita sayang sama mereka,” kata Syamsuar.

Gubri menginstruksikan kepada seluruh bupati dan walikota serta tokoh agama di Provinsi Riau agar bisa menyampaikan kepada para jamaah yang mengikuti tablig akbar di Malaysia beberapa waktu lalu untuk memeriksakan kesehatannya.

Baca Juga:   Ngeri.. Inilah Ledakan Pabrik Mercon Yang Sangat Menakutkan

Peringatan ini disampaikan Syamsuar menyusul ditemukan kasus pasien positif corona di Riau yang diduga kuat menjadi peserta dalam acara tabligh akbar di Malaysia.

“Bagi jamaah tablig yang baru kembali dari menghadiri tablig akbar di Malaysia tolong dicek kesehatanya. Di Siak itu banyak jamaah tablig yang menghadiri acara jamaah tablig yang baru dari kembali di Malaysia bisa dicek. Saya tahu, banyak jamaah tablig yang hadir di Malaysia dan sekarang sudah kembali ke kabupaten/kota,” kata Syamsuar.

Gubri mengimbau agar jemaah yang baru pulang dari mengikuti acara tabligh akbar di Malaysia tersebut bisa segera mengecek kesehatanya.

Pihaknya meminta kepada dinas kesehatan provinsi dan kabupaten kota untuk menelusuri para jemaah tersebut. Sehingga bisa dilakukan deteksi dini dan pencegahan jika ada yang dicuragi suspek Covid-19.

“Jamaah lain yang proaktif, harus dicek dan bisa datang sendiri. Banyak jamaah tablig yang mengikuti tablig di Malaysia, mohon bantuan Pemda jamaah tablig dikunjungi untuk menjaga kesehatan,” kata Syamsuar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir secara resmi mengumumkan kasus pertama pasien positif Covid-19 di Riau.

Pasien tersebut berinisial M, laki-laki, usia 63 tahun, warga Pekanbaru.

“Kami sudah mendapatkan informasi tersebut, bahwa benar di Riau ada satu orang yang positif corona virus. Saat ini pasien dirawat di RSUD Arifin Ahmad,” kata Mimi.

Pasien positif corona di Riau memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia sekitar dua pekan yang lalu.

Baca Juga:   UPDATE Terbaru Kasus Corona Di Indonesia, Ada 450 Kasus, 38 Orang Meninggal Dan 20 Orang Sembuh

Sepulang dari Malaysia pasien ini kemudian mengeluh sakit. Kemudian di rawat disalah satu rumah sakit di Pekanbaru lalu dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad, 13 Maret lalu.

“Iya, pasien ini ada riwayat bepergian ke Malaysia sebelumnya, kurang lebih dua minggu yang lalu. Kemudian pasien ini mengeluh, dan tanggal 13 Maret pasien datang ke rumah sakit, dan pasien itu dinyatakan pasien dalam pengawasan atau pasien yang dicurigai. Ternyata kecurigaan kita itu betul, hasil pemeriksaan terhadap sampel pasien ini dinyatakan positif covid 19,” kata dr Indra Yopi, juru bicara penanganan Covid-19 di Provinsi Riau memaparkan kronologis pasien positif corona di Riau berikut riwayat perjalanannya sebelum dinyatakan positif covid-19.

Saat ditanya apakah pasien yang positif corona di Riau, merupakan satu dari ribuan jemaah yang ikut dalam acara tabligh akbar di Masjid Sri Petaling Malaysia. Yopi masih ragu-ragu. Namun pihaknya akan menelusuri kembali riwayat perjalanan pasien termasuk pasien ini sudah kontak dengan siapa saja.

“Iya bisa jadi, ini yang sedang kita cari, apakah memang beliau salah satunya, kalau iya, tentu kita harus cari teman-temanya. Siapa pun yang berkontak dengan si tuan M kita akan lakukan pemeriksaan lanjutan,” kata Indra.

Jumlah pasien suspek virus corona di Riau terur bertambah. Secara kumulatif terhitung sejak 3 Maret hingga 20 Maret 2020, di Riau sudah ada 30 orang yang suspek Covid-19. Sedangkan untuk pasien yang positif covid-19, sejauh ini baru satu orang.

Baca Juga:   Menegangkan di Balik Penangkapan Bupati Purbalingga Tasdi

“Ada penambahan dua pasien, sehingga totalnya sudah 30 orang yang dirawat karena suspect Corona,” kata Juru Bicara (Jubir) Tim Medis Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yopi, Jumat (20/3/2020). Data pasien suspect Corona di Riau tersebut merupakan update data yang diterima oleh tim pukul 10.00 WIB, Jumat (20/3/2020), bertambah dua kasus menjadi 30 kasus.

Saat ditanya dari mana dua pasien suspek corona yang baru masuk tersebut, Indra mengungkapkan jika dua pasien tersebut saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Hermina Pekanbaru dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak.

“Pasien ini berasal dari Siak dan Pekanbaru. Satu dirawat di RSUD Siak dan Rumah Sakit Hermina Pekanbaru,” ujarnya.

Indra menjelaskan, dari total 30 pasien suspek corona di Riau, 10 orang dinyatakan negatif dan sudah pulang kd rumah masing-masing. Sedangkan 20 orang lagi hingga saat ini masih menjalani perawatan di ruang isolasi di sejumlah rumah sakit yang ada di Provinsi Riau.$

Diantaranya di Bengkalis 3 pasien, RSUD Arifin Achmad 4 orang, RS Awal Bros Sudirman 2 orang, RS Ibnu Sina 1 orang, RS Eka Hospital 4 orang, RS Awal Bros A Yani 3 orang, RSUD Dumai 1 pasien, RS Hermina Pekanbaru 1 orang, dan RSUD Siak 1 orang.

Sumber : Tribunnews.com/Nasuha Nasution



Be Smart, Read More