Tidak Mudah Jadi Relawan Virus Corona, Berikut Syarat Menjadi Relawan Virus Corona Covid-19 di Indonesia

Tidak Mudah Jadi Relawan Virus Corona, Berikut Syarat Menjadi Relawan Virus Corona Covid-19 di Indonesia
Ilustrasi Corona Virus | unsplash.com/@anikolleshi
Bagikan :

BERITA RIAU, Jakarta- Seiring bertambahnya jumlah pasien positif Corona atau Covid-19 di Indonesia, kebutuhan tenaga medis, seperti dokter dan perawat sangat dibutuhkan saat ini. 

Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19, Andre Rahardian mengungkap, ada sekitar 1.500 dokter dan 2.500 perawat yang dibutuhkan untuk menghadapi pandemi Corona yang kini telah menyebar ke 27 Provinsi di Tanah Air.

“Terutama dokter spesialisis paru, dokter spesialis anestesi, dokter umum pranata laboratorium, perawat, bagian admin rumah sakit sampai supir ambulance,” ucap dia.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah Indonesia memanggil para relawan untuk membantu percepatan penanganan pasien yang terjangkit virus Corona maupun mereka yang kini berada dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP). 

Diketahui, hingga per hari ini, Kamis (26/3/2020), jumlah pasien baru yang dinyatakan positif bertambah menjadi 103 pasien. Jadi total pasien positif Corona saat ini hingga pukul 12.00 siang tadi telah mencapai 893 orang. 

“Kami dari gugus tugas penanganan Covid-19, sekali lagi memanggil, mengajak para relawan untuk menjadi bagian dari pejuang kemanusiaan,” kata Andre saat konferensi pers. 

Bagi siapa saja yang berminat, kata dia, pihaknya saat ini telah membuat microsite di BNPB untuk bisa menerima pendaftaran para relawan. Adapun alamatnya bisa dilihat langsung di website http://deskrelawanpb.bnpb.go.id/covid19.

Lantas, apa saja syarat yang dibutuhkan untuk menjadi relawan Corona?

Baca Juga:   Corona Level Oranye, Warga Singapura Panik Borong Persediaan Makanan

Para relawan tersebut nantinya akan menjadi garda terdepan dalam menangani para pasien. Sedangkan, relawan yang berstatus mahasiswa tingkat akhir akan menjadi lapis kedua sebagai bagian dari pencegahan. 

“Teman mahasiswa akan membantu konsultasi baik psikologis maupun medis yang akan dilakukan melalui platform online,” ucap Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19 ini. 

Andre mengaku, pihaknya telah bekerjasama dengan asosiasi, LSM, dan perguruaan tinggi untuk mengajak semua elemen bergabung menjadi relawan pejuang kemanusiaan.

“Banyak pihak yang sudah melakukan pengumpulan dan mengajak relawan masing-masing. Mudah-mudahan dintegrasikkan dengan kita, sehingga punya database yang komplit real time mengenai kebutuhan dari relawan sekarang,” ujar dia

Sumber:Liputan6.com

Baca Juga:   Meski Belum Ada Serangan Corona, RSUD Bengkalis Siapkan Ruang Isolasi


Be Smart, Read More