UPDATE Kasus Covid-19 di Riau, Kabar Gembira Satu Pasien Positif Corona Sembuh, Jumlah ODP 7.114 Orang

UPDATE Kasus Covid-19 di Riau, Kabar Gembira Satu Pasien Positif Corona Sembuh, Jumlah ODP 7.114 Orang
Tenaga perawat di ruang rawat pasien covid-19 di RSUD AA . (Dok.Istimewa)
Bagikan :

BERITA RIAU, PEKANBARU- Satu pasien positif covid-19 di Kota Pekanbaru akhirnya dinyatakan sembuh, Minggu (29/3/2020).

Pasien menjalani perawatan intensif di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru.

“Pasien tersebut sudah sembuh, alhamdulillah,” jelas Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr. Zaini Rizaldy, Minggu (29/3/2020) sore.

Menurutnya, pasien yang dinyatakan sehat sudah bisa pulang dan kembali ke rumah.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman website corona.riau.go.id saat ini update terbaru Orang Dalam Pantauan (ODP) berjumlah 7.114 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 97 orang.

Data ini dari 3 Maret 2020 – 29 Maret 2020 Jam 21:00 WIB dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Kasus positif Corona di Riau bertambah menjadi dua kasus.

Pasien kedua saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad.

Dengan bertambah pasien positif corona di Riau, Ketua Tim Penanggulangan Covid-19 Riau, dr Indra Yopi meminta agar masyarakat tetap tenang.

Namun masyarakat juga diumbau untuk tetap melakukan sosial distancing dan physical kal distancing.

“Menjaga jarak sosial dan menjaga jarak fisik itu harus dipatuhi dengan baik. Jangan lagi berkumpul, himbauan MUI juga jelas ibadah di rumah saja, cuci tangan setiap saat pakai sabun, sesering mungkin, jaga pola hidup sehat, tetap dirumah, dan meskipun di rumah tetap berolah raga supaya imunitasnya tetap terjaga, jangan tidur dan duduk diam itu juga tidak kita anjurkan,” kata dokter spesialis paru RSUD Arifin Ahmad ini.

Pihaknya berharap dengan adanya kedisplinan masyarakat dengan menjaga jarak sosial dan fisik tesebut bisa memutus mata rantai penularan virus corona di Riau.

Sehingga kedepan diharapkan tidak ada lagi penambahan kasus positif corona di Riau.

“Kita berharap semoga dua kasus ini saja di Riau. Mari sama-sama kita berdoa, insyaalah kita semua bisa melewati ini semua. Dukung kami dengan tetap di rumah saja,” kata dr Indra.

Sebelumnya, dr Indra Yopi secara resmi mengumumkan satu lagi tambahan pasien positif corona di Riau, Minggu (29/3/2020).

Dengan diumumkannya satu tambahan pasien positif Covid-19 ini, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Riau totalnya ada dua orang.

“Iya, ada tambahan satu lagi yang positif, jadi totalnya yang positif di Riau ada dua orang,” kata dr Indra Yopi saat komprensi pers dengan awak media di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, didamping Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir dan Dirut RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, Nuzelly.

Kasus positif corona yang kedua ini laki-laki berinisial AH, usia 42 tahun. Pasien kasus dua ini merupakan hasil penelusuran yang pernah kontak dengan tuan M (pasien positif pertama).

“Jadi pasien yang kasus dua ini ada koneksi dengan pasien yang kasus pertama. Untuk keluarga dari tuan AH juga sudah diperiksa dan diisolasi di rumah karena kondisinya baik-baik saja,” kata dr Indra Yopi.

Kedua kasus positif corona di Riau memiliki kesamaan riwayat perjalanan. Baik tuan M maupun tuan AH sama-sama baru pulang dari Malaysia menghadiri acara Tabligh Akbar di Masjid Sri Pelating Malaysia.

“Jadi kedua kasus positif di Riau, baik tuan M maupun tuan AH ini mereka sama-sama baru kembali dari Malaysia. Meraka sama-sama mengikuti acara tabligh akbar di Masjid Sri Petaling Malaysia, dan itu kita ketahui merupakan kluster sumber kasus penularan covid-19 yang besar,” kata ketua tim medis penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yopi, Minggu (29/3/2020).

Dengan adanya temuan dua kasus positif yang keduanya diketahui bersumber dari satu lokasi acara di Masjid Sri Petaling Malaysia, maka pihaknya mengimbau kepada masyarakat Riau yang ikut dalam acara tabligh akbar itu untuk segera memeriksakan kesehatan di Puskemas atau rumah sakit terdekat. Sehingga bisa dilakukan pengambilan sampel swap nya untuk diuji di laboratorium.

“Kita berharap agar para jemaah yang ikut acara di Masjid Sri Petaling itu secara sukarela kita imbau untuk memeriksakan dirinya ke Puskemas atau rumah sakit setempat. Karena kita kan tidak tau meraka semuanya ini ada dimana,” ujarnya.

Indra mengungkapkan, selama beberapa pekan ini petugas dari Dinas Kesehatan sudah melakukan penelusuran ke kabupaten kota yang warganya ikut dalam acara tabligh akbar di Masjid Sri Petaling Malaysia tersebut.

“Dinas kesehatan provinsi dan kota sudah melakukan pengecekan ke beberapa masyarakat yang ikut dalam acara tersebut. Tapi sejauh ini baru dua orang itu yang positif,” ucapnya. 

Sumber : Tribunnewspekanbaru.com

 

Baca Juga:   Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Dalam Lapas, Ribuan Narapidana di Riau akan Dilepaskan


Be Smart, Read More