Di Sa’at Ada Virus Covid -19, Pemkab Kuansing Riau Sempat Tetapkan Status Siaga Satu DBD

Di Sa'at Ada Virus Covid -19, Pemkab Kuansing Riau Sempat Tetapkan Status Siaga Satu DBD
Ilustrasi DBD Dok.internet
Bagikan :

BERITA RIAU, TELUK KUANTAN – Kala angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kuansing sedang tinggi, Dinas Kesehatan (Dinkes) sempat menetapkan status siaga satu.

Kini status tersebut telah dilepas.

Tingginya angka kasus DBD di Kuansing terjadi pada periode Januari 2020.

Ketika itu  ada 91 kasus yang terjadi dan pada pertengahan Januari, ada dua warga Kuansing yang meninggal akibat DBD.

Karena itulah status siaga 1 ditetapkan.

“Pas pertengahan Januari itu kota tetapkan status siaga 1 DBD. Ini menyusul angka kasus tinggi dan ada dua orang yang meninggal,” kata Plt kepala Dinkes Kuansing, Helmi Ruspandi, Minggu (12/4/2020).

Ia menceritakan, saat status siaga 1, petugas kesehatan banyak turun ke pemukiman warga. Terutama yang ditemukan ada kasus DBD.

Bukan hanya fogging dilakukan. Sosialiasi agar lingkungan bersih juga dilakukan. Bahkan petugas kesehatan kerap gotong royong bersama dengan masyarakat.

Perlahan kasus DBD mulai menurun. Itu terjadi saat Maret dan hingga April ini. Status siaga 1 pun dilepas.

“Sekarang tidak lagi (status siaga 1),” terangnya.

Ia pun meminta agar masyarakat terus menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan tidak ada air tergenang. Sebab DBD akan terus mengintai.

Sejak Januari hingga April 2020, jumlah kasus DBD di Kuansing sebanyak 180 kasus.

Dari 180 kasus tersebut, pada Januari kasus DBD terbanyak yang ditemukan yakni 91 kasus. Pada Februari sebanyak 31 kasus. Sedangkan di Maret sebanyak 56 kasus

Sedangkan April ini baru tercatat ada 2 kasus.

Pada 2019 lalu, ada 246 kasus DBD yang terjadi di Kuansing. Sedangkan pada 2018, jumlah kasus DBD hanya sebanyak 75 kasus.

Bila dipersentasekan, penderita DBD di Kuansing pada 2019 lalu mengalami peningkatan sekitar 300 persen dari 2018.

Kasus DBD di 2020 ini diperkirakan akan melebihi jumlah kasus di 2019 lalu. Sebab periode September – Desember juga merupakan periode dimana kasus DBD meningkat tajam.

 

Baca Juga:   Malang Banget Nasib Model Cantik Ini, Diculik dan Akan Dijadikan Budak Nafsu, Begini Kisahnya

Sumber : Tribunnewspekanbaru.com



Be Smart, Read More