Pemuda Antar Kampung di Riau Tawuran Saat Puasa Ramadhan, Berikut Kronologinya

Pemuda Antar Kampung di Riau Tawuran Saat Puasa Ramadhan, Berikut Kronologinya
Ilustrasi tawuran
Bagikan :

BERITA RIAU, BENGKALIS – Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis mendamaikan kelompok pemuda dari tiga desa di kecamatan Bengkalis yang sempat bersitegang pada, Sabtu (9/5) kemarin.

Kelompok Pemuda yang di damaikan ini diantaranya dari desa Ketam Putih, Desa Batang Duku dan Desa Sungai Batang.

Mediasi dilakukan di Kantor Desa Pematang Duku Kecamatan Bengkalis, Senin (11/5) pagi.

Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika mengatakan, awalnya pertikaian kelompok pemuda ini terjadi pada Jumat (8/5) malam lalu.

Saat itu terjadi keributan di sekitar jembatan sungai Kembung dalam Desa Pematang Duku.

Namun tidak berlangsung lama karena sempat dilerai oleh masyarakat setempat.

“Kemudian besoknya sekitar pukul 13.00 WIB saat kelompok pemuda Ketam Putih naik sepeda motor, tiba tiba dicegat oleh kelompok pemuda Pematang Duku lalu di pukuli masih terkait keributan malam sebelumnya,” terang Kapolsek.

Tidak beberapa lama kemudian datanglah rombongan pemuda Ketam Putih dan Sungai Batang dengan jumlah sekitar 35 orang.

Mereka ingin menyerang Pemuda Pematang Duku yang melakukan pemukulan terhadap rekan mereka.

“Terjadilah tawuran antar pemuda Pematang Duku, Ketam Putih dan Sungai Batang tersebut. Kemudian berhasil dihentikan masyarakat,” ungkap Kapolsek.

Atas kejadian tawuran tersebut, Polsek Bengkalis melakukan mediasi antara seluruh pemuda, masyarakat dan aparat desa setempat.

Dimana tadi dilakukan musyawarah untuk mendapatkan kesepakatan bersama sama.

Dari musyawarah ini akhirnya sepakat berdamai.

Masing masing Pemuda dari setiap Desa sama sama mengakui kesalahan dan saling memberi maaf.

Selain itu dalam kesepakatan tersebut juga tertuang kelompok pemuda ini tidak boleh lagi berkumpul di jembatan sungai kembung dalam.

Baik pemuda dari Desa Pematang Duku, Ketam Putih maupun Sungai Batang karna bisa menimbulkan keresahan masyarakat.

Serta masing masing pemuda berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tawuran tersebut.

Apabila mengulangi lagi bersedia dituntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Jadi sesuai mediasi yang dilaksanakan hari ini, maka menemui kata sepakat mereka untuk berdamai. Dan kami dari pihak kepolisian berharap, supaya hal serupa tidak terjadi lagi,”pungkas Kapolsek Bengkalis.

 

Baca Juga:   DPRD Kepulauan Meranti Akan Memanggil PT. NSP

Sumber : Tribunnewspekanbaru.com



Be Smart, Read More