Bentrok dengan John Kei, Nus Kei Beri Klarifikasi

Bentrok dengan John Kei, Nus Kei Beri Klarifikasi
Aksi keributan di rumah Nus Kei yang diduga dilakukan kelompok John Kei Dok.Instagram/ @infotangerang.id/Youtube
Bagikan :

BERITA RIAU, Kericuhan di Green Lake City menuai perhatian publik.

Keributan itu terjadi setelah anggota kelompok John Kei menyerang kediaman Nus Kei.

Akibatnya, satu orang tewas tersebut berinisial ER dari kelompok Nus Kei.

“Yang bersangkutan (ER) meninggal karena luka bacok di beberapa tempat dan satu orang lagi putus jari, empat jari tangan terputus, atas nama AR,” ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana seperti ditulis Kompas.com

“Penganiayaan diduga dilakukan oleh kelompok John Kei, berjumlah 5 sampai 7 orang terhadap kelompok Nus Kei yang terjadi di wilayah Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat,” kata Nana dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube Polda Metro Jaya, Senin (22/6/2020).

 

John Kei dan 24 orang lainnya ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus penyerangan dan penganiayaan di dua lokasi berbeda, yakni Green Lake City (Cipondoh, Tangerang Kota) dan Cengkareng (Jakarta Barat).

ER selanjutnya dimakamkan dan dihadiri c.

Kepada TV One, Nus Kei membantah masalah dia dengan John Kei sebagai masalah dua kelompok.

Alasannya mereka adalah masih saudara. Jadi masalah antara dia dan John Kei adalah masalah keluarga.

“Jadi nggak ada masalah kelompok, ini masalah keluarga. Kami akan menyelesaikannya secara kekeluargaan,” kata Nus Kei.

Nus Kei lalu menjelaskan posisi dia dan John Kei dalam keluarga.

Nus  Kei menyebut dirinya paman, sedang John Kei adalah keponakan.

Sebagai paman ia akan berusaha menempatkan diri dalam posisi lebih tua.

Ia akan berusaha mengontak kelompok John Kei untuk menyelesaikan masalah mereka.

Selama ini Nus Kei sendiri merasa tak punya masalah dengan keponakannya.

Namun ia tak tahu apakah John Kei punya masalah dengan dirinya.

Sengketa Tanah

Menyangkut sengketa tanah seperti diberitakan sebelumnya, Nus Kei mengakui.

Masalah tanah yang dimaksud ada di Ambon. Tapi, katanya, sudah selesai.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membeberkan motif penyerangan yang dilakukan kelompok John Kei kepada Nus Kei dkk.

Kapolda mengungkapkan, kelompok John Kei menyerang salah satu penghuni Green Lake City bernama Nus Kei.

Antara John Kei dengan Nus Kei sendiri masih bersaudara. “Ini motif urusan keluarga, dilandasi permasalahan pribadi,” katanya saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Menurut Nana, John Kei merasa sakit hati karena dikhianati Nus Kei urusan pembagian uang tana

“John Kei merasa dikhianati terkait ketidakpuasan atas pembagian uang penjualan tanah. Ini semuanya masih pendalaman lagi,” terang Irjen Nana Sudjana.

Sebelumnya, aksi penyerangan terjadi di kawasan cluster Australia kompleks Green Lake City, Cipondoh, Tangerang.

 Penyerangan tersebut melibatkan kelompok John Kei dengan salah satu penghuni cluster Australia bernama Nus Kei.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/6/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

Berselang 30 menit usai peristiwa di Green Lake, sekelompok orang tidak dikenal diduga berjumlah empat orang juga dilaporkan melakukan aksi penyerangan dengan senjata tajam terhadap pengendara motor di Jalan Kresek Raya, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Akibatnya, pemotor tersebut mengalami luka bacok hingga terkapar di pinggir jalan.

Peristiwa tersebut terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 26 detik itu terlihat korban tergelak di pinggir jalan dengan luka bacok di bagian kepala, kaki dan lengan.

 

Baca Juga:   Hindari Sepeda Motor, Sebuah Microbus Travel Tabrak Ruko di Kecamatan Mandau

Sebelumnya diberitakan bahwa pemicu aksi  penyerangan kelompok John Kei terhadap rumah Nus Kei di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/6/2020), diduga karena masalah pribadi.

“Menurut keterangan dari Nus Kei bahwa kejadian tersebut berawal dari permasalahan pribadi,” ujar Wakapolretro Tangerang, AKBP Yudhistira Midyahwan,  saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Senin (22/6/2020).

Masalah pribadi antara Nus Kei dengan John Kei itu terjadi  Jumat (19/6/2020).

“Mereka saling komunikasi melalui WhatsApp dengan kata-kata saling menantang,” ucap Yudhistria.

Setelah itu timbul lah keributan tersebut. Polisi saat ini telah memeriksa saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

“Kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya lagi.

Saat terjadi keributan di Green Lake City, pelaku melakukan aksi perusakan di kediaman Nus Kei di Cluster Australia No 52, Green Lake City.

Mereka membawa senjata tajam jenis parang dan senjata api.

“Pelaku membuang tembakan sebanyak kurang lebih 7 kali,” ujar Yudishtira.

Mereka melepas tembakan setelah mengamuk dan mengobrak abrik rumah Nus Kei.

Kemudian para pelaku melarikan diri dan menabrak gerbang Cluster Australia.

“Pengemudi ojek online terkena tembakan itu,” ucapnya.

Korban diketahui atas nama Ardiansyah. Driver ojol ini terkena luka tembak pada bagian jempol kaki kiri.

“Korban menjalani perawaran di RS Medika Karang Tengah,” kata Yudishtira.

Ketika terjadi serangan dari kelompok John Kei, ke rumah Nus Kei, istri dan anak-anak Nus Kei berusaha menyelamatkan diri, Minggu (21/6/2020).

Sosok Lain Nus Kei

Pengamatan Warta Kota di lokasi, pintu gerbang komplek perumahan tersebut dijaga oleh sejumlah petugas.

Setiap orang yang mau masuk harus melewati tahapan ketat.

Mulai dari tujuan, dimintanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga pengecekan suhu tubuh.

Isman satu dari petugas sekuriti di lokasi menjelaskan mengenai sosok Nus Kei ini.

Ternyata banyak orang yang tak tahu, bahwa saudara dari John Kei itu seorang yang dermawan.

“Dia (Nus Kei) di sini selalu bantu – bantu masyarakat,” ujar Isman saat dijumpai Warta Kota di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (22/6/2020).

Nus Kei memang kerap kali didatangi tamu. Dia dikenal orang yang baik hati di lingkungan sekitar.

“Bulan puasa kemarin sering banget Nus Kei bagi – bagi sembako,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Danil satu dari driver ojek online yang kerap kali mangkal di Green Lake City.

Danil menyebut belum lama ini rekan – rekan seprofesinya sangat terbantu oleh Nus Kei.

“Kemarin – kemarin ojol ramai banget ngantre dapat sembako dari dia. Sampai ke jalan – jalan bagi – bagi sembakonya,” kata Danil.

 

Baca Juga:   Penyebab Mahalnya Harga Tiket Pesawat Di Ungkap Sama Jokowi

 

Sumber : Tribunnewspekanbru



Be Smart, Read More