Diteriaki ‘Maling’, Anggota TNI AL Dikeroyok Oleh Belasan Pemuda dan Preman Bungurasih

Ilustrasi prajurti TNI AL. Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Jakarta, Diteriaki ‘Maling’, anggota TNI AL dikeroyok oleh belasan pemuda dan preman Bungurasih. Anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Pratu Marinir Jehezkial Yusuf Sakan sempat diteriaki maling sebelum akhirnya dikeroyok oleh belasan pemuda dan preman di Terminal Bungurasih, Sidoarjo.

Korban sendiri ditemukan dalam keadaan penuh luka akibat pengeroyokan pada Minggu (23/5) lalu sekitar pukul 03.30 di pintu keluar Terminal Bus Purabaya Bungurasih.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan peristiwa ini bermula saat korban sedang melintas di lokasi kejadian.

Baca Juga:   Waspada Covid-19, Pemko Pekanbaru Tiadakan CFD

Sumardji mengatakan para pelaku pengeroyokan itu merupakan preman yang memang kerap membuat resah masyarakat di Terminal Bungurasih.

“Ada 10 lebih orang pelaku yang memang sehari-hari membikin resah di kawasan Terminal Bungurasih,” ujarnya.

Kekinian, polisi telah menangkap empat pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AL tersebut. Mereka adalah UNH, MRR, FCP, serta YMK.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko menyebut keempat orang itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka, karena empat orang itu kan otak pelaku pengeroyokan,” ucap Gatot.

Baca Juga:   Meminimalisir Perdaran Narkoba, Petugas Gelar Razia Mendadak di Lapas Pekanbaru

Sumardji mengatakan anggota TNI AL yang masih menempuh pendidikan kejuruan di Sidoarjo tersebut sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jawa Timur karena menderita luka di kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya.

“Kondisi saat ini sudah bisa dibawa pulang setelah dibawa ke RS Bhayangkara langsung bisa dibawa pulang. (Luka) Di kepala, pelipis, badan, ada banyak luka,” kata Sumardji.

Sumardji mengatakan pelaku pengeroyokan anggota TNI AL di Bungurasih Sidoarjo adalah para preman yang memang kerap membuat kegaduhan di sekitar terminal. “Pelaku ini adalah preman sini yang harus ditertibkan,” kata dia.

Baca Juga:   Ikuti Pemecahan Rekor Selam Dunia, 15 Personil Polda Provinsi Riau Ambil Bagian dalam Acara di Manado

 

Sumber: CNNIndonesia.com



Be Smart, Read More