Insentif Tenaga Medis Penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru Capai Rp 12,9 Miliar

Insentif Tenaga Medis Penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru Capai Rp 12,9 Miliar
Tenaga medis saat melakukan tugas mereka melayani pasien covid-19 di RSUD Arifin Ahmad . Dok.Istimewa
Bagikan :

BERITA RIAU,PEKANBARU – Para tenaga medis di Kota Pekanbaru yang membantu penanganan covid-19 bakal memperoleh insentif.

Nilai insentif bagi tenaga medis ini mencapai Rp 12,9 miliar bersumber dari dua anggaran.

Dari APBD Kota Pekanbaru dan satu lagi dari pemerintah pusat.

“Kita usulkan sebagian ke pusat, sebagian lagi dari APBD kota,” papar Plh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi kepada Tribun Pekanbaru.com, Jumat (10/7/2020).

Menurutnya, jumlah insentif dari dana pusat sebesar Rp 3,9 miliar. Insentif ini untuk seluruh tenaga medis di rumah sakit dan puskesmas.

Zaini menyebut bahwa insentif tenaga medis dari APBD Kota Pekanbaru sudah mendapat restu dari Walikota Pekanbaru.

“Jadi ini untuk semua yang terlibat dalam penanganan covid-19,” paparnya.

Zaini memperkirakan jumlah anggaran untuk insentif tenaga medis di Kota Pekanbaru berkisar Rp 9 Miliar lebih.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menghitung besaran dengan mengacu pada SK Menteri Kesehatan.

SK itu menjelaskan bahwa insentif untuk dokter spesialis maksimal Rp 15 Juta/bulan, dokter umum Rp 5 juta/bulan dan tenaga medis lainnya.

“Untuk Kota Pekanbaru kita menyesuaikan, namun tidak melebihi SK menteri,” ujarnya.

Insentif ini nantinya diberikan terhitung April 2020 lalu hingga Juli 2020.

Para tenaga medis nantinya bakal mendapat insentif tiga bulan.

Sumber : Pekanbarutribun

Baca Juga:   Luas Lahan Terbakar di Provinsi Riau Capai 4.139 Hektare


Be Smart, Read More