KPK Mengumpulkan 3 Kepala Daerah yang Baru Dilantik dan Seluruh Kepala Daerah di Riau

Direktur Wilayah I Koordinasi dan Supervisi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengumpulkan seluruh kepala daerah di Riau, Rabu (3/3/2021).
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Pekanbaru, KPK mengumpulkan 3 kepala daerah yang baru dilantik dan seluruh kepala daerah di Riau. Direktur Wilayah I Koordinasi dan Supervisi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengumpulkan seluruh kepala daerah di Riau, Rabu (3/3/2021).

Seluruh bupati dan walikota di Provinsi Riau hadir dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Serindit, Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Sementara dari Pemprov Riau, dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution dan Plh Sekdaprov Riau, Masrul Kasmy dan seluruh kepala dinas di lingkungan Pemprov Riau.

Pertemuan ini membahas sejumlah hal yang terkait dengan pencegahan penyalahgunaan kewenangan kepala daerah.

Baca Juga:   KPK Bidik Tersangka Baru Korupsi E-KTP

Termasuk persoalan aset milik pemerintah daerah juga dibahas dalam pertemuan ini.

“Selain mengekpos apa yang sudah dicapai oleh masing-masing kepala daerah, rapat koordinasi supervisi dengan KPK ini juga membahas soal delapan intervensi KPK, termasuk soal aset salah satunya,” kata Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution usai pertemuan dengan KPK di Balai Serindit, Rabu (3/3/2021).

Edi mengungkapkan, rapat ini juga sekaligus menjadi momen bagi tiga kepala daerah di Riau yang dilantik pekan kemarin agar bisa bekerja maksimal sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sehingga mereka tidak tersangkut persoalan korupsi di daerahnya masing-masing.

Baca Juga:   KPK OTT Lampung Tengah Terhadap 14 Orang DPRD

“Ini mengingatkan adanya momen kepala daerah yang baru dilantik kemarin agar bisa bekerja lebih maksimal lagi,” ujanya.

Tiga kepala daerah yang baru dilantik pekan kemarin, yakni Bupati Bengkalis Kasmarni, Bupati Kepulauan Meranti, M. Adil dan Walikota Dumai Paisal. Ketiga kepala daerah ini juga tampak hadir di lokasi pertemuan dengan KPK bersama kepala daerah lainya di Riau.

Wagubri berharap, dengan adanya rapat koordinasi ini bisa menjadi wadah bagi seluruh kepala daerah di Riau untuk membangun komunikasi dan integrasi dengan KPK dalam hal pencegahan terjadi tindak pidana korupsi.

“Harapan kita kedepan agar pemberantasan korupsi bisa lebih bagus. Karena itu kita harus benahi semua persoalan didaerah kita ini,” katanya.

Baca Juga:   Ustadz Maaher Ditangkap Polisi Terkait Kasus Ujaran Kebencian Kepada Habib Luthfi, MUI: Jauhilah Cela-Mencela

Salah satu persoalan yang harus diselesaikan dan ditata kembali adalah persoalan. Dimana persoalan aset masih menjadi perhatian dari pihak KPK untuk segera dituntaskan. Baik aset tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan, maupun aset bergerak, yakni kendaraan dinas.

“Ini bagian yang harus ditertibkan, karena masih ada dibeberapa daerah yang BPKBnya belum tercatat dengan baik dan masih banyak persoalan lainya. Karena persoalan aset ini menjadi perhatian dari pihak KPK,” kata Edi.

 

Sumber: Tribunpekanbaru.com



Be Smart, Read More