Manfaatkan Sampah Organik, Mahasiswa KKM UMRI Usulkan Pembuatan Pupuk Kompos

Mahasiswa KKM UMRI Manfaatkan Alami Jadi Pupuk Kompos
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Manfaatkan sampah organik, mahasiswa KKM UMRI usulkan pembuatan pupuk kompos. Pekanbaru merupakan Kota madani, di mana kegiatan masyarakatnya sangat beragam. salah satunya dari sektor pertanian.

Kegiatan Pertanian di Pekanbaru belum terlalu banyak dilakukan, karena itu sebagai bentuk dukungannya beberapa upaya dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Misalnya, program kerja KKN oleh mahasiswa/i Kelompok 14B Universitas Muhammadiyah Riau.

Di wilayah Kampung Berkualitas, RT 01 RW 10, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani.

Sebelum turun ke lapangan, kelompok KKN (UMRI) sudah melakukan survei lokasi terlebih dahulu. Dari hasil survei tersebut, kelompok KKN (UMRI) menemukan informasi bahwa sebagian besar wiayah di RW  10 Kelurahan Air Putih merupakan lahan pertanian, terutama di sekitar wilayah Kampung Berkualitas (KB). kelompok KKN (UMRI) mengusulkan pembuatan pupuk kompos dari pemanfaatan sampah organik masyarakat setempat sebagai program kerja utama dengan tema DESA TANGGUH LINGKUNGAN.

Baca Juga:   Menolak Lupa, Tragedi Lion Air Menggambarkan Apa yang Terjadi pada Malaysia Airlines MH370?

Dengan harapan dari pupuk kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk mini garden yang ada di lahan gedung skretariat kampung berkualitas (KB). Kelompok KKN UMRI juga mengadakan program pengajaran kepada anak-anak yang berada disekitar wilayah tersebut.

Kelompok Kuliah Kerja Nyata UMRI ini dibina langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Linda Hetri Suriyanti SE.,M.Ak.,AK.,CA dengan ketua kelompok Helnora Ramadhani dari program studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dan 26 anggota lainnya berasal dari program studi Akuntansi, Manajemen, Teknik Industri, Ilmu Hukum, Teknik Informasi, Hubungan Masyarakat, Teknik Mesin dan Sistem Informasi yang ada di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) juga mendapat dukungan penuh dari Sadri Abbas SE, selaku salah satu pengurus Kampung Berkualitas di Kelurahan Air Putih beserta jajarannya. Kelompok KKN (UMRI) juga banyak dibantu oleh Bapak dan Ibu Tengku selaku pemilik lahan di lokasi tersebut.

Baca Juga:   Bangga Prestasi Anak Siak, Kue Khasidah Karya Nur Azizah Juarai Festival Film Pendek se-Indonesia

“Apapun yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa di Kampung KB ini sangat kami dukung, dengan harapan bisa membuat Kampung KB Kelurahan Air Putih ini bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas” tutur Sadri.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Linda Hetri Suriyanti SE.,M.Ak.,AK.,CA memberikan arahan kepada mahasiswa/i Kelompok 14B Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) agar selalu menjaga kekompakan, berbaur dengan masyarakat, serta bisa memberikan kesan positif kepada masyarakat di wilayah Kampung Berkualitas (KB) di Kelurahan Air Putih.

Pada, Minggu 29 Agustus 2021 mahasiswa/i kelompok 14B Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan proses pembuatan pupuk kompos dengan melakukan pemanfaatan sampah dapur organik masyarakat yang dikumpulkan sebelumnya.

Proses tersebut memerlukan waktu selama dua minggu, dalam waktu itu adonan perlu diaduk sesekali dan ditambahkan sedikit air jika mulai mengering.

Baca Juga:   Tuntut Rektor UMRI Mundur, IMM Pekanbaru Segel Ruang Rektor Dan Aula Kampus UMRI

Juga pada hari Ahad, 12 September 2021 mahasiswa/i KKN UMRI kelompok 14B juga membuat mini garden di depan gedung sekretariat Kampung Berkualitas (KB) yang prosesnya telah mencapai tujuh puluh persen.

Di mini garden tersebut ditanami sayuran seperti bayam hijau, pakcoy, selada merah dan bawang serta tanaman apotik hidup seperti kunyit, lengkuas, jahe dan kencur.

Kazrizal selaku Ketua RW 10 dan Joko selaku Ketua RT 01, sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa/i kelompok 14B Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dengan harapan bisa meninggalkan kesan positif dan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada adik-adik mahasiswa tentang apa yang akan dilakukan di wilayah kami, dengan harapan bisa meninggalkan bekas yang berkelanjutan dan juga meninggalkan kesan positif kepada masyarkat di sini” tutur Kazrizal.

 

Sumber: Tribunpekanbaru.com



Be Smart, Read More