Meski Peluang Hujan Tinggi, Empat Titik Api Terpantau di Pelalawan Riau

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE.
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Pangkalan Kerinci, Meski peluang hujan tinggi, empat Titik Api Terpantau di Pelalawan Riau. Hari ini, Selasa (29/06/2021), ada empat hotspot atau titik panas yang terpantau di Kabupaten Pelalawan Riau.

Padahal hampir setiap hari hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Hotspot yang terdeteksi berada di Kecamatan Teluk Meranti dua titik, Kecamatan Kerumutan dan Pelalawan masing-masing satu titik.

Keberadaan titik panas itu tampak dari satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Kota Pekanbaru.

“Dari empat hotspot, dua titik confidence rendah dan dua lagi sedang. Tim akan melakukan pengecekan ke lokasi,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com Selasa (29/06/2021).

Baca Juga:   Program Jokowi itu Dihentikan, 14.490 Warga Riau Gigit Jari karena Jadi Peserta Kartu Prakerja

Ia menyatakan, tim masing-masing kecamatan akan memeriksa hotspot sesuai dengan titik koordinatnya.

Untuk memastikan adanya peluang terjadinya Firespot atau titik api.

Sehingga bisa diambil langkah pencegahan dan penanggulangan.

Abu Bakar menyebutkan, saat ini memasuki musim kemarau basah.

Peluang hujan yang terjadi masih besar dan hal itu tampak dari satu pekan terakhir yang hampir setiap hari hujan turun.

Namun kemarau yang terjadi cukup kering dan dikuatirkan bisa menimbulkan titik api jika tidak waspada.

“Saat ini sifatnya kita waspada. Kita terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun,” terangnya.

Baca Juga:   Jajaran Polsek Tapung Kunjungi Warga Penderita Kanker Otak di Kampar

BPBD bersama instansi terkait mulai mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau yang mengakibatkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Langkah antisipasi dan pencegahan sudah dilakukan melalui sosialisasi kepada warga pemilik lahan secara rutin.

 

Sumber: Tribunpekanbaru.com



Be Smart, Read More