Perketat Akses Masuk Kantor Gubernur Riau, Setiap Kendaraan Dilakukan Pemeriksaan

Akses pintu masuk ke kantor Gubernur Riau kini diperketat dengan pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk.
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Pekanabaru, Perketat akses masuk kantor Gubernur Riau, setiap kendaraan dilakukan pemeriksaan. Akses pintu masuk ke kantor Gubernur Riau kini diperketat dengan pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk.

Pantuan Tribun Pekanbaru, Kamis (15/4/2021) sejumlah personil Satpol PP tampak berjaga di depan pagar pintu masuk menuju ke kantor Gubernur Riau.

Satu per satu kendaraan yang akan masuk ke dalam kantor Gubernur Riau dilakukan pemeriksaan.

Petugas menanyakan kepada pengendara maksud dan tujuannya ke kantor gubernur riau.

Termasuk untuk keperluan apa dan mau ke dinas mana.

Baca Juga:   Berikut Ini Fasilitas RS Khusus Corona di Pulau Galang yang Beroperasi Senin 6 April 2020

Tampak ada plang bertuliskan tamu wajib lapor, kaca mobil / kaca helm harap dibuka, ada pemeriksaan.

Plang tersebut diletakkan disamping pagar pintu masuk tepat dimana para personil satpol PP ini melakukan pemeriksaan.

Pemadangan ini terlihat berbeda jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

Biasanya tamu atau kendaraan yang akan masuk ke Kantor Gubernur Riau bisa bebas dan leluasa keluar masuk.

Namun kali ini seluruh tamu dan kendaraan yang akan masuk ke kantor gubernur Riau diperketat.

Pengetatan orang masuk ke kantor Gubernur Riau ini merupakan tindaklanjut dari kegelisahan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang melihat terlalu bebasnya orang keluar masuk ke kantor Gubernur Riau.

Baca Juga:   UIR Resmi Buka S3 Program Doktor Hukum

Bahkan Gubri sempat mengancam akan mengganti pengamanan Kantor Gubernur Riau dari personil Satpol PP ke Satpam seperti yang sudah diterapkan di Kantor Gubernur Sumut.

“Jangan sampai keamanan kantor Gubernur Riau diganti seperti kantor gubernur Sumut. Di Sumut itu satpol PP diganti dengan Satpam, karena Satpol PP tak bisa diharapkan, kalau Satpam kan mereka ini siap berdiri siang malam, kalau tak seperti itu kena pecat, makanya mau tak mau mereka serius menjaga keamanan,” kata Gubri Syamsuar.

Meski kebijakan tersebut sudah diterapkan di Pemprov Sumut, namun Gubri Syamsuar mengaku masih akan mempertimbangkan lagi untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Baca Juga:   Kawasan Kesultanan Siak Sri Indrapura Diusulkan ke UNESCO Sebagai Kota Warisan Dunia

Sebab kalau petugas penjagaan keamanan yang selama ini diberikan kepada Satpol PP diganti dengan Satpam, maka ia khawatir masyarakat berpandangan jika pimpinan saat ini tidak percaya dengan pegawainya sendiri.

“Kalau kita pakai Satpam, apa kata khalayak ramai, berarti kita tak percaya sama pegawai sendiri. Kalau kami ini tak takut mati, namun kecuaian seperti ini tidak boleh terjadi,” ujarnya.

 

Sumber: Tribunpekanbaru.com



Be Smart, Read More