Seorang Istri Ditikam Suaminya Ketika Sedang Sholat Tahajud

Ilustrasi
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Jakarta, Seorang istri ditikam suaminya ketika sedang sholat tahajud hingga kritis.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

Diketahui FA (40) dianiaya secara sadis oleh suaminya sendiri yang berinisial J (40).

Korban ditikam sebanyak 13 kali pada tangan, dada dan pipinya.

Diketahui pasangan suami istri tersebut sudah lama sering terlibat pertengkaran karena masalah rumah tangga.

Bahkan menurut informasi keduanya sudah tidak tinggal satu atap lagi.

Pertengkaran demi pertengkaran yang kerap terjadi semakin memuncak hingga akhirnya sang suami gelap mata dan menikam istrinya secara membabi buta.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (25/11/2020) sekira pukul 03.00 WIB di rumahnya.

Saat itu FA bangun untuk menjalankan salat tahajud.

Ia pun lantas mengambil air wudhu lalu kemudian menjalankan salat tahajud.

Baca Juga:   IRT di Jambi Tewas Dipukul Batu Gilingan Oleh Suaminya

Ketika sedang khusyuk memanjatkan doa, tiba-tiba suaminya datang dan langsung menyerangnya tanpa memberi ampun.

“Tragisnya, kejadian penusukan ini terjadi saat korban sedang salat malam sekitar pukul 03.00 WIB,” kata
Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardana di Mapolsek Ciledug, Kamis (26/11/2020).

Akibat serangan pelaku, korban mengalami luka di bagian dada, tangan, dan pipi.

Korban yang terluka parah pun langsung dilarikan ke RS Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang.

Saat ini, ibu dua anak itu masih menjalani perawatan medis dan kondisinya membaik.

“Informasi kalau korban sudah membaik, untuk kondisi luka belum dapat dipastikan, kami belum mendapat hasil visum,” terang Wisnu.

Sementara pelaku setelah kejadian langsung melarikan diri dan hingga kini masih diburu polisi.

Baca Juga:   Perbatasan Kota Pekanbaru Dimasuki Belasan Gajah Liar

“Kami telah berhasil mengidentifikasi pelaku, diduga adalah suami dari korban. Saat ini anggota kami diback up Polres Metro Tangerang, sedang melakukan pengejaran,” ungkap Wisnu.

Kabur ke luar kota

Hingga saat ini, J masih menjadi buronan Polsek Ciledug.

“Belum (tertangkap), masih dalam pengejaran nih,” kata Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardhana, Jumat (27/11/2020).

J pun diduga sudah melarikan diri keluar kota setelah meninggalkan istrinya yang tergeletak bersimbah darah.

Namun, polisi terus melakukan pengejaran dari petunjuk-petunjuk yang dikumpulkan di lapangan untuk mengendus keberadaan J.

“Iya (kabur keluar kota),” singkat Wisnu.

FA sendiri masih dalam perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Kota Tangerang. Sempat kritis tak sadarkan diri, kondisi FA kini sudah membaik.

Namun, Wisnu belum memintai keterangan dari korban soal perlakuan suaminya yang sangat biadab tersebut.

Baca Juga:   Pemerintah Telah Menetapkan Status Tanggap Darurat atas Gempa Sulbar.

“Belum kita mintai keterangan, soalnya masih fokus ke pengejaran,” ujar Wisnu.

Pelaku dikenal ringan tangan

Kakak korban yang bernama Ayu (40) menerangkan, adiknya tersebut mengalami 13 luka tusukan.

“Ditusuknya semalam mas, kalau enggak salah ada 13 luka tusuk di dada, lengan, pipi,” ujar Ayu saat dihubungi, Kamis (26/11/2020) dilansir dari TribunJakarta.com.

Ia meneruskan, aksi penganiayaan tersebut, diawali dari adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT.

Terduga pelaku, yang diduga kuat adalah suami korban, dikenal keluarga korban sebagai pria ringan tangan.

“Kami yakin pelakunya dia (suami). Dia sekarang kabur dan sedang dikejar Polisi. Dia itu ringan tangan banget adik saya sering dipukulin,” kata Ayu.

 

Sumber: Tribunpekanbaru.com



Be Smart, Read More