Telah Masuk Ke Riau, Covid-19 Asal India Diduga Varian Dari Corona ‘Mutasi Super’

ILUSTRASI
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Telah masuk ke Riau, covid-19 asal India diduga varian dari corona ‘Mutasi Super’. Di saat ‘Tsunami’ Covid-19 mengganas di India, sejumlah ABK asal negeri Bollywood tersebut malah memasuki Indonesia.

Parahnya, empat ABK India yang mask ke Indonesia melalui pelabuhan Kota Dumai, Riau positif Covid-19.

Kabar tersebut sangat mengkhawatirkan karena bisa saja ABK yang positif tersebut membawa Covid-19 varian baru yang membuat India luluhlantak.

Sebelumnya, kapten kapal yang juga asal India lebih dulu terpapar virus mematikan itu.

“Ada tambahan lagi empat ABK-nya positif, setelah dites PCR,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/5/2021).

Dia mengatakan, gejala yang dialami keempat ABK kapal India tersebut masih tergolong ringan.

Berbeda dengan sang kapten kapal, yang kini sudah mendapatkan perawatan khusus di salah satu rumah sakit di Pekanbaru karena tergolong gejala berat.

Baca Juga:   Pasien Positif Covid-19 Sembuh di Riau Bertambah Lagi

Belum diketahui Covid varian baru atau bukan Keempat ABK kapal, sebut Yovi, kini disarankan melakukan isolasi di dalam kapal.

Tim medis diturunkan untuk memantau kondisi kesehatan mereka.

“Tahu sendiri bagaimana perjuangan tim medis, pakai baju hazmat naik tangga kapal. Tapi, bagaimanapun ini tugas, siapa pun dan dari mana pun sudah kewajiban kita memberikan pertolongan,” imbuh Yovi.

Untuk diketahui, sampel swab positif Covid-19 kapten kapal India diuji ke Jakarta.

Hal itu untuk mengetahui apakah termasuk virus varian baru atau tidak.

Tsunami Covid-19 di India

Tsunami Covid-19 di India yang diduga disebabkan oleh ‘mutasi super’ Covid-19 mulai memasuki negara tetangga.

Varian baru virus corona tersebut, yang disebut B.1.617 dan digambarkan sebagai “mutasi super”, awalnya terdeteksi di India dan sekarang telah ditemukan di setidaknya 17 negara, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO). WHO mengatakan bahwa pemodelan awal berdasarkan sekuensing genetik menunjukkan bahwa varian B.1.617 bisa lebih menular.

Baca Juga:   Pasien Positif Covid-19 Sembuh Terus Bertambah, Total Ada 26 Pasien Sembuh

Sebagai negara tetangga India, Nepal mulai terkena imbasnya.

Pejabat kesehatan Nepal telah memperingatkan bahwa tempat tidur rumah sakit tidak tersedia, dan vaksin semakin menipis.

Sementara jumlah infeksi baru meningkat lebih cepat daripada yang dapat dicatat oleh klinik yang kewalahan.

The Straits Times melaporkan situasinya sangat mengerikan di Nepal, sehingga Kementerian Kesehatan di negara Himalaya itu mengeluarkan pernyataan pada Jumat (30/4/2021), yang pada dasarnya menyatakan mereka “angkat tangan.”

“Sejak kasus virus corona telah melonjak melebihi kapasitas sistem kesehatan dan rumah sakit kehabisan tempat tidur, situasinya tidak dapat dikendalikan,” kata kementerian itu setelah pemerintah mencatat 5.657 infeksi baru Covid-19 pada Jumat (30/4/2021), total harian tertinggi sejak Oktober.

Baca Juga:   Kerap Buat Pernyataan Kontroversi, Trump Akhirnya Dinyatakan Positif Corona

Lebih dari sepertiga tes memberikan hasil positif Covid-19.

Kondisi ini membuat para pejabat khawatir bahwa jumlah kasus sebenarnya jauh lebih tinggi.

Orang Nepal yang terinfeksi tetapi hanya memiliki gejala kecil telah diberitahu untuk tinggal di rumah, agar tidak dirawat di rumah sakit.

Para ahli percaya wabah itu dipicu oleh pekerja migran Nepal yang kembali ke kampung halaman dalam beberapa pekan terakhir dari India, karena lockdown diberlakukan di sana.

Perbatasan India-Nepal sepanjang 1.760 km antara negara-negara itu rentan.

Hampir tidak ada orang yang kembali, melakukan tes untuk virus corona atau ditempatkan di karantina.

Nepal sejak itu menutup penyeberangan perbatasannya dengan India, tetapi virusnya sudah menyebar.

“Pada awal Maret, Nepal mencatat kurang dari 100 kasus sehari. Sekarang rata-rata harian melebihi 4.000 kasus yang dilaporkan,” menurut database New York Times.

 

Sumber: Tribunpekanbaru.com



Be Smart, Read More