Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Riau Berhasil Menangkap 3 Pelaku Teror Pelemparan Kepala Anjing di Rumah Jaksa di Riau

Potongan kepala anjing yang dilempar orang tak dikenal di rumah Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan.
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Pekanbaru, Tim gabungan Ditreskrimum Polda Riau berhasil menangkap 3 pelaku teror pelemparan kepala anjing di rumah jaksa di Riau. Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru, berhasil menangkap 3 dari 4 pelaku aksi teror di Pekanbaru.

Aksi teror di Pekanbaru itu berupa pelemparan potongan kepala anjing ke rumah seorang jaksa bernama Muspidauan.

Muspidauan, yang juga menjabat Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau.

Peristiwa terjadi pada Kamis (4/3/2021) malam lalu.

Dua pelaku pertama yang ditangkap masing-masing IP alias Iwan (39) dan DW alias Didi (39).

Mereka ditangkap pada Rabu (10/3/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sedangkan satu pelaku lagi, baru ditangkap pada Kamis (11/3/2021) malam kemarin.

Lalu apa motif pelaku melakukan aksi teror tersebut?

Hal ini akan diungkap dalam kegiatan konferensi pers Polda Riau pada Jumat (12/3/2021) pagi ini, sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca Juga:   Tahun 2020, Disdik Pekanbaru Ajukan Anggaran Gedung Sekolah Rp107, 5 Miliar

Konferensi pers dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi.

Penangkapan 2 pelaku teror pertama, sudah disampaikan Agung kepada Tribunpekanbaru.com pada Kamis kemarin.

“Kedua pelaku berhasil ditangkap tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru,” kata Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi.

Lanjut Kapolda Riau, kedua pelaku ini selain melakukan pelemparan kepala anjing ke kediaman Muspidauan, pada Kamis (4/3/2021), mereka juga yang menyiram bensin ke rumah warga bernama M Nasir Penyalai, pada Jumat (5/3/2021).

Awalnya disebutkan Irjen Agung, berdasarkan penyelidikan mendalam, tim berhasil mendapatkan informasi keberadaan pelaku IP alias Iwan.

Dimana yang bersangkutan sedang berada di rumah yang berada di dalam Kantor LAM (Lembaga Adat Melayu) Kota Pekanbaru.

Ganas Saat Lakukan Aksi Teror di Riau, Lutut Dua Pria Ini Langsung Gemetar Ketika Ditangkap Polisi. Foto: Dua Tersangka pelaku Aksi Teror di Riau (Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda)

Selanjutnya tim langsung melakukan penggerebekan di rumah diduga pelaku IP alias Iwan, dan akhirnya berhasil mengamankannya.

Baca Juga:   Moeldoko : Kasus Kekerasan Pemuka Agama di Tiap Daerah Tak Saling Berkaitan

Ketika diintrogasi, pelaku IP mengakui perbuatan yang dilakukannya, berupa melempar kepala anjing ke kediaman Muspidauan dan menyiram bensin ke kediaman M Nasir Penyalai.

“Adapun menurut keterangan pelaku IP alias Iwan, yang bersangkutan melakukan perbuatan tersebut bersama dengan 3 orang rekan lainnya, yaitu DW alias Didi, Bobi, dan Boy,” jelas Kapolda Riau.

Tak ingin membuang waktu, tim langsung bergerak menuju ke rumah pelaku DW alias Didi.

Ia berhasil diamankan berikut 1 unit sepeda motor yang digunakannya saat melakukan perbuatan menyiram bensin ke rumah M Nasir Penyalai.

“Selanjutnya terhadap 2 orang pelaku tersebut langsung dibawa ke Polresta Pekanbaru guna diproses lebih lanjut,” ungkap Jenderal polisi yang menyandang pangkat bintang dua tersebut.

Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Diantaranya berupa potongan kepala anjing dan sebilah pisau di kediaman Muspidauan.

Baca Juga:   Jalan Penghubung Antar Kabupaten di Petapahan Rusak Berat

Lalu 1 botol bekas air kemasan berisi bensin, serta 1 unit sepeda motor pelaku DW alias Didi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muspidauan menemukan potongan kepala anjing di teras rumahnya, pada Jumat (5/3/2021) usai pulang Sholat Subuh.

Selain itu, ada pula sebilah pisau dengan bercak darah.

Saat ia dan anaknya mengecek rekaman CCTV yang ada di rumahnya, kejadian pelemparan tersebut terjadi pada Kamis malam, sekitar pukul 22.35 WIB.

Sementara itu, aksi teror juga menimpa kediaman M Nasir Penyalai.

Pada Jumat (5/3/2021) sekira pukul 23.00 WIB, ia mendengar suara barang yang terjatuh di samping rumahnya.

Lalu dia keluar dari rumahnya dan melihat tembok di sebelah rumahnya ada bercak siraman bensin serta 1 botol bekas air kemasan berisi bensin.

Namun, diduga pelaku telah kabur terlebih dahulu ketika korban keluar rumah.

 

Sumber: Tribunpekanbaru.com



Be Smart, Read More