Turunkan 1.600 Personel Pengamanan, Polri Antisipasi Gangguan KKB Papua pada PON XX Papua

Lekagak Telenggen, Komandan TPNPB-OPM/Pimpinan KKB Papua
Bagikan :

BERITA RIAU-Portal Berita Riau: Turunkan 1.600 personel pengamanan, Polri antisipasi gangguan KKB Papua pada PON XX Papua. Amankan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Polri turunkan 1.600 personel atau 16 Satuan Setingkat Kompi (SSK).

Penambahan personel Polri dilakukan sebagai bentuk antisipasi tindak kejahatan dan ancaman KKB Papua.

Diketahui, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX direncanakan akan berlangsung pada Oktober 2021 mendatang.

Hal itu untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Back up pasukan 16 SSK untuk bantu PAM PON,” kata Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Baca Juga:   TNI Kembali Berduka, Nyawa Prada Ginanjar Tak Tertolong dan Gugur Akibat Serangan Membabi Buta KKB Papua

Ia menuturkan ribuan personel yang diturunkan nantinya Bawah Kendali Operasi (BKO) Brimob Nusantara.

“Dari Brimob Nusantara,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian RI telah memetakan ancaman utama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang direncanakan akan berlangsung pada Oktober 2021 mendatang.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Komine Nasional Papua Barat (KNPB) merupakan dua hal yang menjadi ancaman utama.

Ia menyampaikan pihaknya mengantisipasi dengan mengelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Simulasi itu terus dilakukan menjelang pelaksanaan PON XX.

Baca Juga:   Yan Prana Tinjau Pembangunan Jembatan dan Ruas Jalan di Siak

“Ancaman utama yang ada di Provinsi Papua adalah gangguan dari Kelompok KKB dan KKP, perlu diantisipasi juga aksi demonstrasi yang ditunggangi oleh KNPB untuk mencoba menggagalkan atau membuat rusuh pada saat pelaksanaan PON XX Papua,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan, Minggu (5/9/2021).

Ia menerangkan pengamanan ini nantinya akan ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua. Mereka bersiap untuk melakukan skenario penjagaan hingga kemungkinan terburuk.

Lebih lanjut, Musthofa menyampaikan pihaknya juga telah menyiapkan skenario pengaturan lalu lintas.

Baca Juga:   Resmi Dicap Sebagai Teroris, OPM Ancam akan Musnakan Pendatang di Papua, Polri Imbau tak Perlu Khawatir

Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan skenario pengawalan para kontingen atlet yang tiba di Papua.

Hal ini untuk mencegah adanya kemacetan, kecelakaan lalu lintas maupun adanya aksi unjuk rasa masyarakat yang mencoba menolak kegiatan PON Papua XX.

“Persoalan yang diangkat adalah bagaimana cara dari tim pengamanan untuk melakukan penanganan terhadap warga yang melanggar Prokes,” tukas dia.

 

Sumber: Tribunpekanbaru.com



Be Smart, Read More