E-KTP Tak Kunung Selesai, Di Pastikan Tidak Ikut Pemilihan Pilkada 2018

E-KTP Tak Kunung Selesai, Di Pastikan Tidak Ikut Pemilihan Pilkada 2018
E-KTP Tak Kunung Selesai, Di Pastikan Tidak Ikut Pemilihan Pilkada 2018
Bagikan :

BERIT RIAU, JAKARTA – Pengumpulan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada serentak 2018 masih mengalami kendala.

Salah satu kendala itu, karena masih terdapat pemilih yang tidak mempunyai kartu tanda penduduk elektronik atau KTP-el, Bawaslu RI menyampaikan lebih dari 50 ribu pemilih belum terdata dalam daftar DPT Pilkada serentak 2018.

Puluhan ribu pemilih diketahui belum mempunyai e-KTP, Sementara petugas setempat juga belum dapat mengeluarkan surat keterangan (suket) pengganti KTP-el.

Bawaslu RI menyampaikan lebih dari 50 ribu pemilih belum terdata dalam daftar DPT Pilkada serentak 2018,Puluhan ribu pemilih diketahui belum mempunyai e-KTP.

Baca Juga:   Masi Ada 2.700 Nomor Induk Kependudukan Ganda di Jakarta Selatan

Sementara, petugas setempat juga belum dapat mengeluarkan surat keterangan (suket) pengganti KTP-el, Bawaslu RI menyampaikan lebih dari 50 ribu pemilih belum terdata dalam daftar DPT Pilkada serentak 2018, Puluhan ribu pemilih diketahui belum mempunyai e-KTP.

Sementara, petugas setempat juga belum dapat mengeluarkan surat keterangan (suket) pengganti KTP-el Permasalahan ketidakpunyaan KTP-el itu mengakibatkan penetapan DPT untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami penundaan sampai paling lambat 29 April.

Sebab, berdasarkan data, terdapat 140 ribu pemilih dari 4 kabupaten belum mempunyai KTP-el Menanggapi permasalahan tersebut, Komisioner KPU RI, Viryan, mengatakan KPU RI meminta petugas tetap mengirimkan data pemilih yang belum mempunyai KTP-el ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) KPU RI.

Baca Juga:   Telah Di Temukan Ribuan E-KTP di Kebun Bambu, Ini Kata Mendagri

Untuk kemudian, kata dia, Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil menindaklanjuti.

Prinsipnya, KPU menerima apapun surat yang dikeluarkan Dukcapil dan Adminduk, sebab, itu domain Adminduk. Yang terpenting ada kejelasan sikap soal pemilih. kalau Adminduk tidak mengeluarkan suket ya (mereka) kami coret,” tegasnya, Minggu (22/4/2018).

Dia menyarankan pemerintah agar mempercepat penyelesaian perekaman KTP-el, Adapun bagi pemilih belum mempunyai KTP-el, kata dia, Kementerian Dalam Negeri sudah mengeluarkan Surat Keputusan mengenai penggunaan suket.

“Itu domain ini UU sudah sejak 2016, artinya, Adminduk untuk pemilu 2017, 2018 yang belum punya KTP-el bisa menggunakan suket,” ujarnya.
Sumber : Tribunnews.com

Baca Juga:   Hari Ini Setnov Siap Bongkar Aktor Lain di Sidang E-KTP


Be Smart, Read More