Waspada !! Viostin DS dan Enzyplex Mengandung DNA Babi

Waspada !! Viostin DS dan Enzyplex Mengandung DNA Babi
Waspada !! Viostin DS dan Enzyplex Mengandung DNA Babi
Bagikan :

BERITA RIAU, SELATPANJANG- Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kasi Farmasi makanan dan minuman (Farmakmin), Refialdi mengatakan belum mendapat surat edaran terkait pengawasan dua merek suplemen yang dinyatakan mengandung DNA babi oleh BPOM.

Sebab itu kata Refialdi, pihak Diskes belum mengeluarkan edaran larangan menjual dua merek suplemen tersebut ke sejumlah apotek dan toko obat di Meranti.

“Pasca BPOM menyatakan Viostin DS dan Enzyplex mengandung DNA babi, Diskes belum terima surat edaran resmi dari BPOM Pekanbaru,” ujar Refialdi, Minggu (4/2/2018).

Baca Juga:   Pesawat Pembawa Presiden Jokowi Mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin Sekitar Pukul 21.30 WIB

Ia juga mengatakan, dari website resmi BPOM dijelaskan, suplemen tulang merek Viostin DS dan Enzyplex tidak semuanya yang ditemukan mengandung DNA babi.

DNA babi ditemukan dalam suplemen Viostin DS hanya yang memiliki izin edar (NIE) dari POM SD 051523771 dan nomor bets BN C6K994H.

Sedangkan untuk suplemen merek Enzyplex yang mengandung DNA babi memiliki kode NIE DBL 7214704016A1 dengan nomor bets 16185101.

“Namun kan masyarakat tidak paham dengan kode nomor itu, repot juga kan,” ujar Refialdi.

Jelang terbitnya surat edaran dari BPOM Pekanbaru, Refialdi yang juga sebagai Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Kepulauan Meranti ini mengaku sudah mengimbau seluruh apoteker di Meranti untuk tidak menjual dan memajang kedua merek suplemen tulang tersebut di apotek masing-masing.

Baca Juga:   BPOM Berkomentar Soal Keripik Jamur yang Bisa Bikin Halusinasi

Ia juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan suplemen tulang untuk memilih merek lainnya dan melaporkan ke Diskes jika masih ada apotek atau toko obat di Meranti yang masih menjual Viostin DS dan Enzyplex.

“Sekalian catat nomor edar dan nomor bets suplemennya,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribunnews.com



Be Smart, Read More