Korban KM Sinar Bangun Mulai Di Temukan, Terlihat Ada Sosok Wanita Di...

Korban KM Sinar Bangun Mulai Di Temukan, Terlihat Ada Sosok Wanita Di Dasar Danau

179
0
Korban KM Sinar Bangun Mulai Di Temukan, Terlihat Ada Sosok Wanita Di Dasar Danau
Sosok perempuan yang terekam oleh visual Robot ROV di dasar Danau Toba.(Tribunnewspekanbaru)

BERITA RIAU, Visual dari korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun akhirnya bisa dilihat melalui robot penyelam Remotely Operated Vehicle (ROV) dari dasar Danau Toba.

Penampakan para korban terbukti tidak terapung bahkan tenggelam dan terbawa ke dalam dasar danau bukan misteri, namun fakta yang harus diterima.

Dalam foto yang beredar di grup whatsapp satu jasad yang merupakan korban kapal tenggelam tampak tidur terlentang di dasar danau.

Bagian kakinya tampak terlihat jelas dan masih mengenakan busana lengkap.

Dari penampakan foto tersebut diduga sosok tersebut merupakan mayat wanita sedang mengenakan celana jeans dan baju warna kuning dipadu dalaman warna merah.

Tidak diketahui siapa sosok jasad tersebut.

Namun keberadaannya tentu sungguh sangat dinantikan oleh pihak keluarga di daratan untuk dimakamkan secara layak.

Tampak dalam data foto kedalaman robot penyelam mengambil foto pada posisi 454,7 meter.

Sosok wanita tampak masih mengenakan busana tenggelam di dasar danau. Siapa gerangan?

Basarnas sebelumnya mulai menurunkan alat canggih dalam pencarian bangkai KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba.

Sebut saja Multibeam Echo Sounder yang digunakan untuk memetakan kondisi di dasar Danau Toba.

Sedangkan Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot di bawah air ditujukan untuk memastikan indikasi bangkai kapal dengan cara menangkap visual objek yang ditemukan secara langsung.

#Rekomendasi :   Panglima TNI Menduga Diduga Banyak Penumpang Terjebak di Dalam KM Sinar Bangun

Kemarin, ROV beroperasi secara baik hingga kedalaman 450 meter.

Bahkan mencapai dasar danau di sekitar lokasi suspect dan menemukan jasad korban.

Basarnas pun masih mencari cara mengangkat jasad korban.

“Kita belum punya alat untuk mengangkat dari kedalaman 450 meter. Saya sudah tanya ke rekan-rekan saya tentang kejadian serupa, tapi objeknya kurang-lebih 100 meter di dalam air. Seperti contoh kejadian AirAsia, 40 meter bisa diselami. (KM Sinar Bangun) ini tidak bisa. Kita masih memikirkan ini,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI, Muhammad Syaugi.

Jasad korban, termasuk sepeda motor dan beberapa tali yang diduga bagian dari KM Sinar Bangun, ditemukan robot ROV siang ini, Kamis (28/6/2018) pukul 12.39 WIB.

Namun bangkai kapal belum terlihat dari rekaman ROV karena tingkat visibilitas yang terbatas.

“Jadi lokasi penemuan itu berserakan kalau saya melihat kamera tersebut. Kapalnya sendiri belum terlihat, tapi talinya sendiri sudah terlihat karena keterbatasan, jarak pandang di dasar itu sangat pendek,”ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari Humas Basarnas robot ROV ini bahkan bisa digunakan hingga kedalaman 1000 meter.

Sumber : Tribunnwspekanbaru.com

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.