Polisi Bekerja Sama Denga Tim Ahli Dari Jepang Untuk Selidiki Sidik Jari Pelaku Bom Molotov di Rumah Mardani

99
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Polisi Bekerja SamaDenga Tim Ahli Dari Jepang Untuk Selidiki Sidik Jari Pelaku Bom Molotov di Rumah Mardani
Rumah Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dilempar bom molotov. (Liputan6.com/Fernando Purba)

BERITA RIAU, Pihak kepolisian hingga kini masih mencari pelaku pelemparan bom molotov ke rumah Mardani Ali Sera. Salah satunya adalah bekerja sama dengan Jepang, untuk mengetahui sidik jari pelaku yang menempel dibotol tersebut.

“Kita bahkan dibantu sama Jepang buat identifikasi untuk mengambil sidik jari di botol. Tapi belum (mengarah ke pelaku),” kata Kapolres Bekasi Kombes Indarto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/8/2018).

Kata Indarto, pihaknya mendengar kabar kalau Jepang kesulitan untuk mengidentifikasi sidik jari itu.

“Belum ada (hasilnya), tapi saya dengar mereka ada kesulitan karena botolnya itu terbuat dari benda yang tidak bisa menyerap SGL. Apalagi kan posisinya udah dipindah-pindah itu,” ujarnya.

Baca Juga:   Bercak Darah Dan Helm Diduga Milik Terduga Teroris Menjadi Saksi Bisu

“Ini sedang digali lagi. Kemarin terakhir mereka kesulitan di sana,” pungkas Indarto.

Sebelumnya, kepolisian terus mendalami insiden pelemparan bom molotov ke rumah Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera. Informasi dari sejumlah saksi yang diperiksa salah satunya satpam. Diduga, pelaku berjumlah dua orang.

“Sementara ini satpam, satpam itu melihat samar-samar, karena gelap jam 3 pagi dan dia posisi ngantuk, tapi kemungkinan besar dua orang laki-laki (pelakunya),” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Indarto saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/7).

Indarto memastikan Kepolisian akan serius mengusut kasus pelemparan bom molotov di rumah Mardani Ali Sera hingga tuntas.

Baca Juga:   Harga Minyak Merosot lebih Dari 1 Persen, Membuat Kekhawatiran Stok di Amerika

“Yang jelas kita gini, all-out, bahkan kita dibantu oleh Jatanras Polda, turun langsung sampai sekarang anak-anak masih di lapangan, gabungan Polda, Polres dan Polsek,” jelasnya.

 

 

Sumber : Liputan6.com

Loading...