apakah Mantan Koruptor Boleh Jadi Caleg, Ini Kata PDIP ?

95
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
apakah Mantan Koruptor Boleh Jadi Caleg, Ini Kata PDIP ?
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyampaikan keterangan di Jakarta, Rabu (18/7). Hasto menyebutkan nama-nama bacaleg yang didaftarkan PDIP ke KPU telah melalui serangkaian proses internal partai. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

BERITA RIAU, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membolehkan sejumlah mantan narapidana korupsi maju sebagai bakal calon anggota legislatif (caleg). Meski begitu, PDIP tetap berkomitmen tidak akan menaruh calonnya yang bermasalah.

“Kalau PDI Perjuangan taat bahwa di dalam proses pencalonan, kami tidak akan mencalonkan yang punya persoalan-persoalan hukum, khususnya korupsi. Dan kami konsisten,” ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Posko Cemara, Jumat 31 Agustus 2018.

Dia menegaskan, partainya sudah menunjukkan langkah konkret untuk para koruptor. Bahkan ada kadernya yang langsung dipecat.

Baca Juga:   PDIP Akan Gunakan Lagi Tagline Indonesia Hebat pada Pemilu 2019

“Khusus yang terkena korupsi itu kami berikan sanksi pemecatan, yang terkena OTT (operasi tangkap tangan) kami berikan sanksi pemecatan seketika, ini bagian dari komitmen partai,” ungkap Hasto.

Menurutnya, tugas partai itu untuk membangun peradaban Indonesia. Membangun Indonesia yang lebih baik.

“Indonesia yang maju, Indonesia yang berkeadaban. Sehingga seluruh prosesnya bisa dipertanggungjawabkan dan kami terus-menerus melakukan perbaikan di internal untuk meningkatkan akuntabilitas kami di mata rakyat,” Hasto memungkasi.

Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Rembang memperbolehkan DPC Partai Hanura M Nur Hasan masuk ke daftar calon sementara Pemilu 2019. Padahal Nur Hasan adalah mantan narapidana korupsi.

Baca Juga:   Dipolisikan, Ini Penjelasan Rektor UMRI Lempar Mahasiswa S3 dengan Disertasi

 

 

Sumber : Liputan6.com

Loading...