Timses Jokowi Menyebut Hanya Pendukung Prabowo Garis Keras yang Tidak Terpengaruh Hoaks...

Timses Jokowi Menyebut Hanya Pendukung Prabowo Garis Keras yang Tidak Terpengaruh Hoaks Ratna Sarumpaet

89
0
Timses Jokowi Menyebut Hanya Pendukung Prabowo Garis Keras yang Tidak Terpengaruh Hoaks Ratna Sarumpaet
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding (kanan). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

 BERITA RIAU, Jakarta – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding, menilai wajar bila kabar hoaks yang dibuat aktivis Ratna Sarumpaet dianggap turut memengaruhi perolehan suara pasangan capres- cawapres Prabowo-Sandiaga Uno.

“Itu wajar. Karena berita soal hoaks ini, masif dan menjadi perbincangan sampai pada lapisan masyarakat bawah. Saya ke daerah-daerah, itu yang dibahas, yang ditanya itu menyangkut itu. Ya itulah akibat yang terjadi jika kita coba bermain-main seperti itu,” ucap Karding, Senin, 8 Oktober 2018.

Dia menegaskan, hanya pendukung garis keras Prabowo-Sandiaga yang tidak akan terpengaruh dengan adanya kasus Ratna Sarumpaet itu.

“Bisa jadi memang, pendukung Pak Prabowo, terutama yang keras dan loyal tidak berubah, tetapi sulit untuk bertambah dengan kasus hoaks Ratna Sarumpaet,” jelas Karding.

Dia meyakini bahwa ini akan berpengaruh ke swing voter. Di mana tak akan memilih Prabowo-Sandiaga.

“Bisa jadi yang (suara) swing, yang ngambang gitu, kemungkinan besar sangat kecil bergabung ke Pak Prabowo. Dia akan cenderung bergabung ke Pak Jokowi atau untuk memilih netral, misalnya,” ungkap Ketua DPP PKB ini.

#Rekomendasi :   Fadli Zon Dilaporkan Terkait Dugaan Penyebaran Berita Hoax Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Karding menilai, masyarakat sudah tak suka dengan model politik yang mengedepankan hoaks.

“Masyarakat kita yang pertama, masyarakat timur, yang secara umum sangat tidak suka kalau, cara-cara berbohong itu ditampilkan sebagai bagian daripada kampanye. Yang kedua, karena pemberitaan ini begitu masif dan bisa jadi persepsi publik memang dinyatakan ini dilakukan oleh tim kampanye, diduga gitu,” pungkasnya.

Peneliti dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan, kasus hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet berpengaruh negatif terhadap elektabilitas calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.

“Citranya jadi negatif dan citra negatif itu mempersulit Prabowo menarik pemilih yang belum menentukan pilihan. Itu dugaan saya ya,” kata Djayadi.

“Itu problem, karena Prabowo dalam survei mengalami ketinggalan,” tambah dia.

Meski demikian, kasus Ratna Sarumpaet menurutnya tidak akan mengubah pilihan pendukung loyal dari Prabowo. “Isu itu tidak akan membuat pemilih Prabowo berpaling, lari,” ucap Djayadi.

 

Sumber : Liputan6.com

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.