Kapal Puskesmas Keliling Tenggelam di Anambas

93
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Kapal Puskesmas Keliling Tenggelam di Anambas
Ilustrasi Kapal Tenggelam

BERITA RIAU, Kapal cepat Puskesmas Keliling Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau, tenggelam dalam perjalanan dari Tarempa menuju Desa Nyamuk, Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

“Kejadiannya malam kemarin, dan pagi tadi kami lanjutkan pencarian dengan dibantu Polair Polres Anambas dan Lanal Tarempa,” kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Natuna Amiruddin, Jumat (12/10/2018).

Dalam kecelakaan ini, empat penumpang tewas, yaitu seorang PNS Puskesmas Nyamuk bernama Izhar, dokter PTT Kemenkes bernama Rindang, serta dua orang anak, masing-masing anak perempuan berumur 6 tahun dan anak laki-laki berumur 6 tahun.

Dua orang lainnya masih belum ditemukan, yaitu nakhoda kapal bernama Ibrahim dan Rohidah, istri dari dokter PTT Puskesmas Nyamuk bernama Eko.

Baca Juga:   Polres Kepulauan Meranti Panggil Kepala Desa Lukun Terkait 200 Hektare Lahan Terbakar

Sementara itu, lima penumpang lainnya selamat.

“Lima korban yang selamat yakni Eko (PNS Puskesmas Nyamuk), Sari (PTT Puskesmas Nyamuk), Yuliana istri Izhar, Anak Izhar laki-laki umur 3 tahun dan ibunya Almarhum Izhar yang kini masih menjalani perawatan di Puskesmas Tarempa,” ungkap Amiruddin.

Amiruddin mengaku belum mengetahui secara detail kejadian ini.

s=Sebab sejumlah korban yang berhasil diselamatkan masih mendapatkan perawatan intensif dan mengalami trauma pasca kejadian ini.

Untuk lokasi kejadian, Amiruddin mengatakan 6,3 mill atau tepatnya pada posisi 03°10.594 Utara-106°19.098 Timur di perarairan selat Aetang Kec Siantan Timur, Kabupaten Anambas saat kembali ke Desa Nyamuk.

Baca Juga:   Ini Tanggapan AHY, Terkait Pengrusakan Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru Riau

“Sampai saat ini personel gabungan masih melakukan pencarian dan pencarian ini akan terus dilakukan hingga pukul 18.30 WIB,” ujarnya.

Sementara itu, soal cuaca sedang tidak bersahabat saat kejadian, Amiruddin mengatakan tidak tahu pasti.

Namun, warga sekitar menyebutkan bahwa pada saat kejadian, cuaca sedang cerah. “Info dari nelayan, saat kejadian cuaca disekitar lokasi sedang cerah,” ungkapnya.

 

 

Sumber :Tribunpekanbaru.com

Loading...