Augie Fantinus jadi Tersangka Usai Menyebut Polisi Calo Untuk Asian Para Games

Augie Fantinus jadi Tersangka Usai Menyebut Polisi Calo Untuk Asian Para Games
Pemain film Jailangkung, Augie Fantinus saat mengunjungi kantor Liputan6.com di SCTV Tower, Jakarta, Senin (8/5). (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)
Bagikan :

BERITA RIAU, Jakarta Artis sekaligus presenter, Augie Fantinus ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran UU ITE dan Pencemaran nama baik. Kabar mengejutkan ini dibenarkan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol, Adi Deriyan.

Menurut Kombes Pol Adi Deriyan, Augie Fantinus dikenakan dengan dua pasal sekaligus. Yakni, pasal 28 ayat 2 jo Pasal 27 Ayat 3 UU ITE dan Pasal 310 ayat 1 jo 311 KUHP.

“Sudah, sudah (Augie Fantinus) tersangka, tapi belum ditahan ya. Sudah diperiksa, sudah semua. Jadi pencemaran nama baik dan ITE,” kata Kombes Pol Adi Deriyan kepada wartawan, Jumat (12/10/2018).

Baca Juga:   Polda Metro Tolak Tahanan Kota Ratna Sarumpaet ?

Dalam kasus ini, kepolisian Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes mengamankan pula barang bukti yang diduga dipakai Augie Fantinus untuk menyebarkan video berdurasi 15 detik.

“Dia kan menyebarkan berita adanya calo tiket. Tapi kan pada kenyataannya tidak seperti itu. Masih ada proses penyidikannya tapi setelah itu nanti penyidikan saya panggil,” ungkap Adi Deriyan.

“HP, hasil rekaman itu. Tangkapan layar medsos itu,” pungkas Kombes Pol Adi Deriyan.

Sementara itu, Augie Fantinus diduga telah melanggar Undang-Undang ITE dan pencemaran nama baik melalui media sosial. Itu terjadi setelah ia diduga merekam video yang menuduh dua polisi sebagai calo tiket Asian Para Games 2018.

Baca Juga:   Luka Modric Memenangkan Penghargaan Ballon d'Or 2018
Sebelumnya, telah beredar video selama 15 detik di media sosial dari akun Instagram @augiefantinus. Dalam video diduga perwira polisi berinisial W, menjadi calo tiket Asian Para Games 2018 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Anggota tersebut diduga menjual tiket pertandingan basketball. Tapi Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu membantah bahwa anggotanya menjadi calo tiket pertandingan basketball.

Pasalnya, dalam video tersebut disitu juga terlihat nampak adanya satu orang lainnya dari Inapgoc.

“Di video tersebut ada orang dari pihak Inapgoc juga yang kaos hitam sebagai saksi bahwa itu bukan calo,” kata Roma saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Baca Juga:   Sniper Juga Ikut Jaga Sidang Vonis Teroris Aman Abdurrahman

 

 

Sumber : Liputan6.com



Be Smart, Read More