Bapenda Riau Gelar Razia Penertiban Pajak, Sebanyak 75 Unit Kendaraan Terjaring

62
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Bapenda Riau Gelar Razia Penertiban Pajak, Sebanyak 75 Unit Kendaraan Terjaring
Razia Penertiban pajak digelar di kawasan Bandar Serai Jalan Sudirman, Pekanbaru, Selasa (16/10/2018). Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Bapenda Riau Gelar Razia Penertiban Pajak di Bandar Serai, 975 Unit Kendaraan Terjaring, http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/10/16/bapenda-riau-gelar-razia-penertiban-pajak-di-bandar-serai-975-unit-kendaraan-terjaring. Penulis: TheoRizky Editor: Ariestia

BERITA RIAU, PEKANBARU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, bersama Dirlantas Polda Riau, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Satpol PP Riau dan UPTPengelolaan Pendapatan Simpang Tiga menggelar razia penertiban pajak kendaraan bermotor di kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji (Serai), Jalan Sudirman Pekanbaru, Selasa (16/10/2018) pagi.

Menurut Kepala Bapenda Provinsi Riau Indra Putrayana, kegiatan ini adalah kegiatan razia penertiban pajak yang ketiga selama tiga minggu terakhir di Kota Pekanbaru.

Rencananya kegiatan serupa akan dilakukan di seluruh Riau.

“Supaya masyarakat yang belum membayar pajaknya dan terjaring mereka mau secara sadar membayar pajak kendaraan bermotornya. Karena, disinyalir hampir 30 sampai 40 persen pemilik kendaraan di Riau ini yang belum membayar pajak kendaraan bermotornya, ini yang kita coba, dengan razia ini menyadarkan pemilik kendaraan, agar membayarkan pajaknya,” ujar Indra.

Baca Juga:   Papua : Ali Taher Parangsong Sosialisasi Empat Pilar Sangat Strategis

Dari hasil pelaksanaan kegiatan operasi penertiban pajak kendaraan bermotor di wilayah kerja UPT Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga tersebut, terjaring sebanyak 975 unit kendaraan bermotor, dengan rincian :

1. 20 unit tidak membawa STNK
2. 43 unit belum melunasi pengesahan STNK tahunan (kendaraan BM).
3. 18 unit belum melunasi STNK lima tahunan (kendaraan BM)
4. 3 unit belum melunasi pengesahan STNK tahunan (kendaraan non BM).
5. 3 unit belum melunasi pengesahan STNK lima tahunan (kendaraan non BM).
6. 29 unit tidak membawa kelengkapan seluruh dokumen kendaraan dan pengemudi.
7. 9 unit pelanggaran tata cara pemuatan orang atau barang dengan angkutan umum
8. 20 unit dikenakan sanksi tilang.
9. 17 unit kendaraan melakukan pembayaran ditempat.
11. 815 unit kendaraan taat pajak.

Baca Juga:   Cuti Bersama 2018, Terbanyak Sepanjang Sejarah RI

Operasi gabungan penertiban pajak ini dimulai pada 4 Oktober 2018 lalu Dan akan digelar setiap minggunya hingga pertengahan Desember 2018 mendatang.

 

 

 

 

Sumber : Tribunpekanbaru.com

Loading...