Anggaran Perbaikan Jalan Dipangkas, Warga Masih Banyak Keluhkan Ruas Jalan Kota Yang...

Anggaran Perbaikan Jalan Dipangkas, Warga Masih Banyak Keluhkan Ruas Jalan Kota Yang Rusak

53
0
Anggaran Perbaikan Jalan Dipangkas, Warga Masih Banyak Keluhkan Ruas Jalan Kota Yang Rusak
Kondisi ruas jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan rusak parah mengancam keselamatan pengendara Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono

BERITA RIAU, PEKANBARU – Sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru masih banyak yang rusak. Lubang-lubang menganga mengintai pengendara.

Kondisi jalan rusak jelas mengamcam keselamatan pengendara. Terlebih saat warga melintas di malam hari atau saat hujan.

Jika tidak berhati-hati bukan tidak mungkin lubang ini membuat pengendara terjatuh.

“Kalau ngak biasa lewat jalan sini bisa masuk ke jatuh karena banyak lubangnya,” kata Taufik warga Jalan Balam, Sukajadi, Rabu (17/10/2018).

Berdasarkan pantuan Tribun sejumlah ruas jalan kota yang mengalami kerusakan diantara adalah Jalan Suka Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Paus, Jalan Rambutan dan Jalan Darma Bakti, Jalan Impres, Jalan Balam dan beberapa ruas jalan lainya.

Kepala dinas PUPR Pekanbaru, Indra Pomi, Rabu (17/10/2018) mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan upaya untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Yakni dengan melakukan tambal sulam. Namun dengan kondisi anggaran dan peralatan yang minim, pihaknya belum bisa memperbaiki semua ruas jalan yang rusak dan dikeluhkan warga.

“Perbaikan tambal sulam dan drainase yang ada disekitar jalan itu meman setiap tahunnya ada anggarannya, tapi anggaranya terbatas,” kata Indra.

Indra mengungkapkan, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2018, Dinas PUPR menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk perbaikan jalan. Sedangkan di APBD Perubahan, anggaran perbaikan jalan dipangkas menjadi Rp 1,2 miliar.

“Dari 1,2 miliar itu yang bisa kita pakai untuk tambal sulam paling sekitar Rp 400 juta. Karena anggaran Rp 1,2 miliar itu sudah termasuk pengadaan satu set alat-alat dan mesin untuk tambal sulam,” ujarnya.

Pihaknya terpaksa harus membeli satu set perlengkapan mesin dan peralatan tambal sulam karena hingga saat ini dinas PUPR hanya memiliki satu set saja perlengkapan dan mesin untuk tambal sulam.

#Rekomendasi :   Pemprov Riau Dan Pihak Tim Dari Istana, Terus Matangkan Persiapan Jelang Kedatangan Bapak Jokowi

Anggaran yang tersedia tersebut diakui Indra masih jauh dari yang diharapkan. Sebab idealnya anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan kota di Kota Pekanbaru adalah sebesar Rp 6 miliar.

“Untuk menangani jalan rusak di kota itu kita butuh Rp 6 miliar. Itu berdasarkan hasil survei kita di bulan Februari lalu,” imbuhnya.

Akibat terbatasnya anggaran tersebut, pihaknya tidak bisa mememuhi keinginan masyarakat yang mengeluhkan beberapa ruas jalan yang biasa dilewatinya dalam kondisi rusak. Sebab pihaknya harus melakukan skala prioritas, jalan mana yang mendesak dilakukan perbaikan, maka ruas jalan tersebut lan yang akan diperbaiki.

“Kita akan prioritaskan jalan-jalan yang benar-benar konsdisinya cukup parah. Termasuk jalan-jalan yang menjadi jalan alternatif disekitar pembangunan flyover simpang SKA dan simpang Pasar Pagi Arengka,” sebutnya.

Pihaknya akan melakukan perbaikan jalan dilokasi yang benar-benar sudah mendesak untuk diperbaiki. Untuk itu, ia juga sudah menugaskan staf nya untuk memetakan lokasi jalan mana saja yang harus segera diperbaiki.

“Jangan sampai jalan yang sudah rusak cukup parah sampai mengganggu kelancaran arus lalulintas, apalagi sampai menyebabkan kecelakaan. Untuk itu, kami akan fokus dilokasi jalan yang paling rusak dahulu, karena anggaran yang ada cukup minim,” sebutnya.

Indra mengungkapkan, pada APBD 2019 mendatang, pihaknya akan memaksimalkan untuk melakukan perbaikan jalan. Karena ditahun depan, pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp 17 miliar yang saat ini masih terus dibahas dengan pihak Komisi IV DPRD Pekanbaru.

“Tahun depan baru kami akan maksimal melakukan perbaikan jalan, karena dananya juga cukup banyak. Kemungkinan juga bisa melakukan pengaspalan ulang dijalan yang sudah rusak parah, tapi kalau untuk APBD perubahan tahun ini digunakan untuk pengaspalan ulang hanya cukup untuk satu ruas saja,” ujarnya.

 

 
Sumber : Tribunpekanbaru.com

 

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.