Polda Sudah Mempunyai 2 Alat Bukti Untuk Bikin Ahmad Dhani Tersangka Kasus Ucapan Idiot

118
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Polda Sudah Mempunyai 2 Alat Bukti Untuk Bikin Ahmad Dhani Tersangka Kasus Ucapan Idiot
Musisi Ahmad Dhani mengikuti persidangan lanjutan terkait kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/10). Sidang beragendakan pembacaan keterangan saksi dari pihak Ahmad Dhani sebagai terdakwa. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

BERITA RIAU, Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) telah mengantongi dua alat bukti cukup untuk menjerat musisi dan sekaligus suami dari Mulan Jameela, Ahmad DhaniPrasetyo sebagai tersangka pencemaran nama baik karena mengucapkan kata idiot dalam vlog yang diunggah saat deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, penetapan Ahmad Dhani sebagai tersangka diputuskan setelah penyidik mengumpulkan beberapa alat bukti, juga keterangan sejumlah saksi. Dhani sudah dimintai keterangan dua pekan lalu saat kasus ini masih tahap penyelidikan.

“Kita sudah memeriksa beberapa ahli bahasa dan para ahli yang lain, sehingga kita telah menetapkan yang bersangkutan, Ahmad Dhani sebagai tersangka,” tutur Barung di Mapolda Jatim, Kamis (18/10/2018).

Baca Juga:   Musisi Ahmad Dhani Resmi Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Barung menegaskan, hari ini Dhani dipanggil untuk diperiksa dalam statusnya sebagai tersangka. Namun, melalui pengacaranya, memberitahukan kepada penyidik tidak bisa hadir.

“Yang bersangkutan kami panggil lagi untuk diperiksa sebagai tersangka pekan depan,” ujar Barung.

Polda Jatim telah menetapkan Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka pencemaran nama baik. Musisi asal Surabaya itu terjerat kasus mengucapkan kata ‘idiot’ yang menyinggung salah satu unsur massa pengunjuk ras yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya beberapa waktu lalu.

“Yang bersangkutan, saudara AD alias Ahmad Dhani kami tetapkan sebagai tersangka atas laporan pencemaran nama baik karena ujaran I (idiot),” kata Barung.

Baca Juga:   Mantan PT. Pertamina Karen Galaila Agustiawan Resmi Jadi Penghuni Rutan?

Sebelumnya, Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, memanggil politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo untuk hadir pada Jumat 28 September 2018, terkait video ujaran idiot jelang deklarasi #2019GantiPresiden beberapa waktu yang lalu di Surabaya.

“Iya, surat panggilannya hari ini yang bersangkutan dimintai keterangan,” tutur Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat 28 September 2018.

Dhani dilaporkan oleh aktivis Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim. Pelapor merupakan salah satu elemen yang berdemo menolak deklarasi #2019GantiPresiden.

Baca Juga:   Waduh, Baru Satu Hari Jabat Ketua DPR, Bamsoet Diperiksa KPK Terkait Kasus e-KTP

Selanjutnya, Ahmad Dhani mangkir dari panggilan penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, terkait video ujaran idiot jelang deklarasi #2019GantiPresiden yang dilaporkan oleh aktivis Koalisi Bela NKRI.

Dalam pemanggilan kedua yang berlangsung pada Senin 1 Oktober 2018, Dhani hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Jatim. Dia tiba di Subdi 5 Siber Ditreskrimsus Polda Jatim sekitar pukul 15.05 WIB. Dia terlihat menutupi kepalanya mengenakan syal berwarna coklat.

Saat disapa oleh wartawan, Dhani hanya menjawab singkat dan langsung masuk ke Ditreskrimsus untuk menemui penyidik. “Masalahnya ya nanti aja lah. Yang jelas yang penting saya datanglah,” ujarnya singkat.

 

Sumber : Liputan6.com

Loading...