RS Polri Sudah Terima 32 Kantong Jenazah Korban Pesawat Lion Air Jatuh

RS Polri Sudah Terima 32 Kantong Jenazah Korban Pesawat Lion Air Jatuh
Personil SAR Gabungan membawa kantong jenasah yang diturunkan dari KN SAR Sadewa di Pelabuhan JICT 2, Jakarta, Rabu (31/10). 189 orang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT- 610, Senin (29/10) lalu. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Bagikan :

 BERITA RIAU, Jakarta – Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Kramatjati, Jakarta kembali menerima sebanyak 32 kantong jenazah korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Kantong jenazah tersebut diterima dari Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pantauan Liputan6.com sejumlah ambulans saling beriringan menuju instalasi kedokteran forensik RS Polri Kramatjati. Kantong jenazah langsung diturunkan satu per satu.

“Saya hitung sendiri 32 kantong jenazah,” kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramatjati, Kombes Pol Edy Purnomo, di RS Polri, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Sebelumnya, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Kramat Jati telah menerima sebanyak 105 kantung jenazah.

Baca Juga:   Megawati Jadi Penghalang Untuk SBY, Sehingga Sulit Merapat ke Jokowi ?

“Dari data yang dikirimkan ke kita untuk tambahan kemarin sampai malam tambah 32 kantong sehingga semuanya ada 105 kantong jenazah,” kata Wakil Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kombes Pol Haryanto di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Dia menyebut berdasarkan hasil identifikasi sudah ada 14 korban Lion Air yang dapat teridentifikasi dan sudah diserahkan kepada keluarga.

Tujuh jenazah korban pesawat Lion Air jatuh yang teridentifikasi yaitu Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Munni (41), Hizkia Jorry Saroinsong (23), Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31) dan Fauzan Azima (25).

Baca Juga:   BREAKING NEWS : Polda Riau Diserang Teroris, 3 Orang Tewas

Tujuh selanjutnya yaitu, korban pertama atas nama Rohmanir Pandi Sagala berjenis kelamin laki-laki dengan usia 23 tahun. Dia merupakan warga Pondok Bahar, Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten.

Lalu, atas nama Dodi Junaidi, laki-laki berusia 40 tahun dan beralamatkan di Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten.

“Ketiga teridentifikasi atas nama Muhamad Nasir, laki-laki usia 29 tahun. Beralamat Gang Rinjani III, Kelurahan Sayang, Cianjur, Jawa Barat melaui DNA,” kata Lisda di RS Polri, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Kemudian kata dia, atas nama Janry Efriyanto Sianturi berusia 26 tahun merupakan warga Mandalo Darat, Jambi Luar Kota, Muaro Jambi. Kelima yaitu Karim berusia 68 tahun warga Koba, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga:   Kawah Terisi Lava, Erupsi Gunung Agung Masih Akan Terus Terjadi

Sedangkan untuk korban keenam atas nama Harwinoko, laki-laki berusia 54 tahun. Beralamat Palayu Raya, Tegalgundil, Bogor Utara, Kota Bogor.

“Korban ketujuh, kata Lisda yaitu Verian Utama warga Tanjung Duren Dalam III, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat,” jelasnya.

 

Sumber : Liputan6.com



Be Smart, Read More