Keluarga Korban Lion Air, Meminta Pertanggung Jawab Kalian?

Keluarga Korban Lion Air, Meminta Pertanggung Jawab Kalian?
Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 usai pemaparan evaluasi proses evakuasi di Krisis Center, Jakarta, Senin (5/11). Konfrensi pers tersebut memberikan hasil perkembangan terkini mengenai pencarian korban. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Bagikan :

BERITA RIAU, Jakarta – Suasana haru terasa saat pertemuan keluarga korban pesawat Lion JT 610 dengan stakeholder terkait serta manajemen Lion Air, Senin hari ini.

Meski wajah nampak murung, para keluarga 189 korban Lion Air masih mampu menahan tangis saat Menhub hingga Polri memberi pernyataan mengenai proses evakuasi korban selama satu minggu ini.

Namun, saat sesi tanya jawab, tangis keluarga korban pecah. Sembari menyampaikan keluh kesah mereka, para keluarga korban tak bisa menahan air mata mereka.

“Tim Lion, kami malah yang harus mencari-cari informasi, bukan kalian yang informasikan ke kami. Mana tanggung jawab kalian?” ujar anak dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Muntok, Bangka Barat, Muas Efendi Nasution, yang juga menjadi salah satu korban Lion Air, Senin (5/11/2018).

Baca Juga:   Meenjelang Festival Perang Air , 90 Persen Kamar Hotel di Selatpanjang Sudah Dibooking

Dengan suara terbata-bata, anak dari Muas Efendi bernama Ekin itu juga menyampaikan keluh kesah tidak hanya untuk Lion Air, melainkan juga untuk Kemenhub.

“Ayah saya telah mengabdi di Kemenhub 34 tahun, tolong diapresiasi. Bukan hanya sekadar turut berdukacita di media sosial saja,” ujarnya

Tak hanya keluh kesah, keluarga korban juga menyampaikan kekesalan dan amarah mereka kepada Lion Air. Seperti yang dilakukan ayah dari salah satu korban bernama Johan Ramadhan. Menurut dia, sejak awal pihak Lion Air bahkan tidak menghubunginya.

“Kami apresiasi Basarnas, terima kasih. Tapi tidak bagi Lion Air,”katanya disambut tepuk tangan keluarga korban yang lain.

Baca Juga:   Musuh Terberat Pak Jokowi Bukan Prabowo, Melainkan..

Para keluarga korban bertepuk tangan seolah setuju dengan apa yang disampaikan ayah dari Johan itu.

Ia pun meminta dilibatkan dalam proses investigasi KNKT sebagai pihak independen. Ia takut pemerintah tak tegas memberi sanksi pada Lion.

“Seharusnya mereka sudah kena penalti sejak dulu, minta perhatian pemerintah, saya berharap pemerintah dampingi kami karena ini proses hukum,” katanya.

“Saya tidak hilang kepercayaan kami pada pemerintah, tapi kami takut ini masuk angin, jujur,” tambahnya disusul teriakan “betul betul” dari keluarga korban yang lain.

Baca Juga:   Properti yang Melekat pada Tubuh Korban Lion Air Akan Di Simpan Di RS Polri

Sementara itu, pihak Lion Air tidak mengeluarkan pernyataan apapun selama konferensi pers berlangsung. Pendiri Lion Air Rusdi Kirana hanya berdiri saat diminta empatinya oleh salah seorang keluarga korban. Ia juga tidak menanggapi permintaan doorstop oleh media.

 

 

Sumber : Liputan6.com



Be Smart, Read More