Memasuki Musim Penghujan BNPB Imbau Masyarakat Waspadai Banjir dan Longsor

Memasuki Musim Penghujan BNPB Imbau Masyarakat Waspadai Banjir dan Longsor
Jembatan Cipatujah mengalami kerusakan akibat hujan lebat dan debit banjir Sungai Ciandum Cipatujah yang tinggi. (Foto: Kementerian PUPR)
Bagikan :

BERITA RIAU, Jakarta – Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dan meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman banjir, longsor dan puting beliung.

“Memasuki musim penghujan, kemungkinan bencana banjir, longsor dan puting beliung akan semakin meningkat,” kata Sutopo melalui pesan tertulis, Kamis (8/11/2018).

Sutopo mengatakan, curah hujan akan terus bertambah. Umumnya, puncak musim hujan berlangsung pada Januari sehingga ancaman bencana juga akan semakin tinggi.

Banjir telah terjadi di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran. Di Tasikmalaya, 498 kepala keluarga dari enam desa di tiga kecamatan terkena dampak, sedangkan di Pangandaran melanda 602 kepala keluarga dari sembilan desa di enam kecamatan.

Baca Juga:   Polda Riau Telah Trima Laporan Mahasiwa dan Alumnus UIR soal Postingan Akun Facebook Eka Octaviyani

Lima orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang hilang terseret banjir di Tasikmalaya. Tim pencarian dan pertolongan masih terus mencari korban yang hilang dengan menyusuri sungai.

Banjir di Tasikmalaya juga menyebabkan jembatan Sungai Ciandum di Jalan Raya Cipatujah yang merupakan penghubung Tasikmalaya-Garut roboh akibat luapan sungai.

Sedangkan di Pangandaran, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Empat keluarga atau 10 jiwa mengungsi akibat banjir.

 

Sumber : Liputan6.com



Be Smart, Read More