Zumi Zola Resmi Dituntut 8 Tahun Penjara

60
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Zumi Zola Resmi Dituntut 8 Tahun Penjara
Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola saat jeda sidang lanjutan dugaan suap dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/10). Sidang mendengar keterangan terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi, Zumi Zola. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

 BERITA RIAU, Jakarta – Gubenur nonaktif Jambi, Zumi Zola, dituntut 8 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum KPK. Zumi dinilai terbukti menerima gratifikasi dan memberi suap kepada DPRD Provinsi Jambi untuk pertanggungjawaban APBD 2017 serta pengesahan APBD 2018.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Zumi Zola Zulkifli berupa pidana penjara selama 8 tahun dan pidana denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” ucap jaksa Iskandar Marwanto saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018).

Jaksa merinci penerimaan gratifikasi yang diperoleh Zumi Zola dari sejumlah rekanan swasta yang kerap mengerjakan proyek-proyek di lingkup Provinsi Jambi. Uang gratifikasi tidak diterima secara langsung oleh mantan aktor tersebut, melainkan melalui dua orang dekatnya, yakni Asrul Pandapotan Sihotang dan Apif Firmansyah.

Baca Juga:   Korban Banjir Bandang di Lintau Buo Sumbar Ditemukan, Begini Proses Evakuasinya

Sejak dilantik menjadi Gubernur Jambi pada 12 Februari 2016, Zumi Zola langsung memerintahkan dua anak buahnya tersebut mencari uang ke beberapa rekanan proyek untuk melunasi utang-utangnya selama masa kampanye.

“Meminta Apif Firmansyah melunasi utang-utang terdakwa selama kampanye,” ujar Iskandar.

Jaksa menyebut total penerimaan gratifikasi oleh Zumi sejak Februari 2016 hingga November 2017 sebesar Rp 37.477.000.000, USD 183.300, SGD 100.000, dan 1 unit Toyota Alphard.

Ia juga dituntut telah melakukan tindak pidana memberi suap kepada DPRD Provinsi Jambi untuk pembahasan APBD dua tahun anggaran 2017 dan 2018.

Baca Juga:   Pilkada Serentak, Pemerintah Tetapkan Tgl 27 Juni Libur Nasional

Total pemberian suap untuk dua tahun anggaran tersebut sebesar Rp 16 miliar dengan rincian tahun anggaran 2017 Zumi Zola melalui anak buahnya, yakni Kabid Bina Marga Provinsi Jambi, Arfan memberi suap sebesar Rp 12.940.000.000 sementara tahun anggaran 2018 ia memberi suap Rp 3.400.000.000. Uang suap tersebut disebut sebagai uang ketok palu.

 

 

Sumber : Liputan6.com

Loading...