Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Di Pasar Pekanbaru Merangkak Naik

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Di Pasar Pekanbaru Merangkak Naik

30
0
Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Di Pasar Pekanbaru Merangkak Naik
Suasana Pasar Pagi Arengka, Jumat (27/1/2017).

BERITA RIAU, PEKANBARU – Sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Pekanbaru terus mengalami kenaikan.

Berdasarkan data yang dihimpun tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Jumat (9/11/2018) sejumlah komoditas kebutuhan pokok trendnya terus mengalami peningkatan.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada harga cabe rawit.

Dimana jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya, terjadi kenaikan harga hingga Rp 6 ribu per kilogramnya.

Sehari sebelumnya, harga cabe rawit masih dikisaran harga Rp 42 ribu per kilogram.

Sedangkan pada Jumat (9/11) harga cabe rawit naik drastis menjadi Rp 48 ribu per kilogramnya.

Selain cabe rawit, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah sayur-sayuran.

Diantaranya adalah wortel, naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 14.500 atau naik Rp 2500.

Harga tomat juga mengalami kenaikan dari Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 11 ribu per kilogram.

Kemudian harga bawang putih juga ikut naik.

Dari Rp 20 ribu per kilogram menjadi Rp 21 per kilogramnya.

Begitu juga dengan harga kentang yang mengalami kenaikan dari harga Rp 9 ribu per kilogram menjadi Rp 10 ribu.

Tidak hanya pada jenis sayur-sayuran yang mengalami kenaikan harga.

Daging sapi juga terpantau mengalami kenaikan harga.

Bahkan kenaikan harga daging sapi terpantau cukup signifikan.

Dari Rp 110 ribu menjadi Rp 120 per kilogramnya atau naik hingga Rp 10 ribu per kilogramnya.

Naiknya sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pekanbaru disinyalir akibat adanya persoalan pasokan dari daerah asal.

Yakni dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Akibat pasokan yang tidak normal tersebut, berpengaruh terhadap harga di pasar yang ada di Kota Pekanbaru.

“Prediksi kita penyebab kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok adalah persoalan suplai dari daerah asal berkurang. Sementara permintaan kan masih stabil,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Jumat (9/11/2018).

“Tidak ada hal yang luar biasa yang menyebabkan kenaikan harga, seperti jalan rusak,” imbuhnya.

Seperti untuk komoditas cabe misalnya.

Menurut keterangan Ingot, saat ini masa panen cabe memang tidak sedang menggembirakan.

Selain belum masuk masa panen, kondisi curah hujan yang cenderung meningkat selama beberapa waktu tarkhir ini juga diduga menjadi penyebab menurunkan hasil penan.

Sehingga berpengaruh terhadap pasokan di Pekanbaru.

“Kalau pas lagi banyak, itu banting harga. Tapi sekarang sedang mungkin sedang tidak banyak hasil panennya. Makanya ada kenaikan,” ujarnya.

Sementara saat disinggung terkait apa upaya yang akan dilakukan pihaknya untuk menekan harga sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, Ingot mengaku jika pihaknya tidak bisa terlalu banyak terlibat dalam menekan harga di pasaran.

“Secara teknis kita tidak bisa mengontrol harga dipasaran. Karena kita kan tidak bisa memberikan subsidi,” katanya.

Namun jika lonjakan harga tetap terjadi dan kenaikannya cukup signifikan pihaknya bisa menggelar operasi pasar dengan menggandeng Bulog atau perusahaan yang memiliki program CSR.

“Kalau situasinya masuk akal untuk dilakukan operasi pasar, tentu kita lakukan. Karena operasi pasar itu kan dilakukan harus ada alasan yang kuat,” ujarnya.

Agar lonjakan harga tidak terus terjadi pihaknya juga mengingatkan kepada para distributor untuk tidak melakukan penimbunan barang sembako. Sebab jika ketahuan, bisa terancam hukuman pidana.

“Apalagi sekarang kan sudah ada Satgas pangan. Tentu melalui dinas kita, kita himbai distributor agar mematuhi aturan yang berlaku,” katanya.

Pihaknya akan terus melakukan pemantuan ke sejumlah lokasi yang selama ini dijadikan tempat penyimpanan bahan kebutuhan pokok. Untuk mengecek berapa pasokannya.

“Kalau kita menemukan ada dugaan penimbunan kita akan koordinasikan dengan satgas pangan,” pungkasnya.

 

Sumber : Liputan6.com

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.