Fly Over Pekanbaru di Mal SKA dan Jembatan Siak IV Akan Siap Mundur Dari Target

64
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Fly Over Pekanbaru di Mal SKA dan Jembatan Siak IV Akan Siap Mundur Dari Target
Dok.Istimewa

BERITA RIAU, PEKANBARU – Pembangunan fly over Pekanbaru di Mal SKA dan Jembatan Siak IV dipastikan tidak tuntas tahun 2018, dan wakil rakyat baru saja melakukan peninjauan.

Wakil rakyat di Komisi IV DPRD Riau melakukan sidak kedua pembangunan flyover di Pekanbaru, Senin (12/11).

Adapun anggota Komisi IV yang turun di antaranya adalah, Abdul Wahid, Asri Auzar, dan Markarius Anwar.

Hasilnya, cukup mengecewakan, karena kecil kemungkinan bisa selesai sampai batas waktu, bahkan flyover SKA dipastikan pihak kontraktornya tidak selesai tahun 2018 ini.

Saat pihak Komisi IV mempertanyakan kondisi pembangunan flyover perempatan SKA di lokasi, pihak kontraktor, Sutrisno menjelaskan, bahwa tidak mungkin bisa menyelesaikan pembangunan flyover tersebut dalam waktu yang tersisa sebelum akhir tahun.

“Ada pekerja ada 100 orang pekerja lembur sampai malam hingga jam 3 subuh, namun tetap tidak bisa selesai seluruhnya pada Desember,” ujarnya.

Dikatakannya, butuh waktu setidaknya 2,5 bulan untuk menyelesaikan flyover perempatan SKA.

Sementara, waktu yang tersisa saat ini tinggal sekitar 1,5 bulan.

“Kita butuh waktu setidaknya 2,5 bulan, kalau 1,5 bulan memang tidak terkejar. Tapi kalau sampai akhir Januari 2018 mungkin bisa kita selesaikan,” kata Sutrisno dalam kesempatan itu.

Baca Juga:   Erupsi Meluas, Tak Hanya Banyuwangi, Bandara Jember Juga Ditutup Akibat Erupsi Gunung Agung

Ia juga menjelaskan, pihaknya meyakini proyek tersebut tidak bisa selesai sesuai jadwal yakni pada akhir Desember tersebut, karena diakuinya untuk melaksanakan satu sisi saja butuh waktu selama 6 bulan.

“Sudah enam bulan pekerjaan satu sisi jembatan baru 50 persen, sedang sisi lainnya baru 25 persen,” imbuhnya.

Dijelaskannya, pihaknya juga sudah menghitung pada tanggal 20 November boks gilder mulai diangkat untuk dipasangkan, dan itu butuh waktu 21 hari baru selesai, karena untuk dua gilder butuh tiga hari pemasangannya.

“Sehingga untuk 20 gilder membutuhkan waktu paling cepat 21 hari, dan itu baru bisa selesai,” ulasnya.

Pada Tanggal 20 Desember pemasangan gilder baru tuntas untuk ereksinya saja, sedangkan cornya jembatan belum bisa langsung dilakukan.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Riau, Asri Auzar mengatakan, pihaknya akan mengkaji jika ada celah kemungkinkan menurut undang-undang untuk dilakukan penambahan waktu hingga Januari 2019 mendatang.

“Nanti kita lihat peluang dulu, jika memungkinkan dilakukan penambahan waktu, karena ini kan untuk kepentingan rakyat,” ujar Asri.

Baca Juga:   Terjadi Lagi Ular Lilit Manusia,Sebelum Tewas Dililit, Pelukis di Sempat Main Bareng Sanca

Ditambahkannya kualitas tetap harus diutamakan dan jangan sampai masyarakat menjadi korban.

“Kita apresiasi mereka jujur tapi mutu pekerjaaan tetapi harus dijaga oleh PPTK dan Manajeman Konstruksi (MK) jangan sampai runtuh makan korban kalau sudah selesai nanti” ulasnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Riau lainnya, Abdul Wahid, dirinya sudah mengingatkan sejak awal, baik kritik atau masukan, namun apa yang disampaikannya tersebut tidak begitu digubris.

“Semoga ada jalan keluarnya, karena kalau tak selesai pasti mangkrak, karena tidak bisa dianggarkan langsung di APBD 2019, harus ada kajian dan audit terlebih dulu,” ujarnya.

Selanjutnya, pihak Komisi IV DPRD Riau juga melanjutkan sidak kye jembatan Siak IV.

Di sana, pihak Komisi IV juga mendapati pengerjaan tidak begitu maksimal.

Sehingga, tidak hanya flyover perempatan Pasar Pagi Arengka, Jembatan Siak IV juga dipastikan tidak akan selesai pada tahun 2018 ini.

Hal ini diakui oleh pihak kontraktor dan juga pihak PUPR, bahwa pembangunan tersebut tuntas pada tahun ini.

Baca Juga:   Aksi Kejar-kejaran Di Laut Dan Di Darat, Akhirnya Petugas Meringkus Penyelundup Miras

“Coba sekarang bapak-bapak jujur, apakah jembatan ini bisa tuntas sampai akhir Desember dengan kondisi seperti ini,” ujar Wahid saat sidak ke jembatan Siak IV.

Pihak kontraktor dan PUPR kemudian menyatakan memang tidak bisa selesai tuntas tahun ini.

Namun jika diberikan waktu hingga Januari 2019, pihak kontraktor yakin bisa selesai.

Sementara itu, saat kunjungan ke flyover perempatan Pasar Pagi Arengka, kondisi pembangunannya tidak jauh beda dengan yang di SKA.

Pantauan Tribun, kedua sisi masih belum tersambung, dan masih dalam pengerjaan bagian tengah sekitar 200 hingga 300 meter lagi.

Sejumlah alat berat juga tampak bekerja.

Menurut pihak kontraktor ada sekitar 50 pekerja yang bekerja siang dan malam.

Namun Humas PT Dewanto Cipta Pratama, Nelson mengatakan, pihaknya tetap optimis bisa selesai sesuai dengan target, walau erection bisa dilaksanakan hingga saat ini, dan rencananya akan dilaksanakan pada 20 November 2018 mendatang.

“Kita tetap optimis bisa selesai sesuai dengan target,” ujarnya singkat.

 

Sumber : Tribunpekanbaru.com

 

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.