Terungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Bawah Jembatan Jondul Pekanbaru

240
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Terungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Bawah Jembatan Jondul Pekanbaru
Mayat di Bawah Jembatan Jondul Pekanbaru, Polisi dan Warga Evakuasi Manual Pakai Tali, Senin (12/11/2018) Dok : Tribunpekanbaru.com

BERITA RIAU, PEKANBARU – Identitas mayat pria yang ditemukan tersangkut di bawah Jembatan Jondul, Komplek Perumahan Jondul Lama, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru pada Senin (12/11/2018) lalu akhirnya terkuak.

Meski memang sulit dikenali lantaran kondisi jasad yang sudah menggembung, namun sejumlah properti yang melekat dijasad tersebut menjadi petunjuk identitas sang mayat.

Kompol Supriyanto, selaku Kasubbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau menyebutkan, korban teridentifikasi sebagai Mukhlis Hasan.

Korban yang diketahui juga merupakan seorang dokter ini, memang sempat dikabarkan hilang oleh pihak keluarga sejak Sabtu, pekan lalu.

Baca Juga:   Anak Meninggal Antre Sembako Di Monas Hingga Pelecehan Seksual, Dahnil A Simanjuntak : Berkomentar

“Saya pastikan sesuai dari data ante mortem yang didapat dari keluarga, seperti data propertis berupa pakaian dan jam tangan, teridentifikasi sebagai Mukhlis Hasan,” katanya.

Selain data propertis lanjut Supriyanto, data medis yang disampaikan pihak keluarga, juga sesuai dengan yang ditemukan pada jasad tersebut.

“Data medis seperti bekas operasi di kaki dan luka di telinga,” ungkapnya.

Supriyanto meyakinkan, identifikasi yang dilakukan sudah sesuai standar identifikasi menurut ilmu DVI (Disaster Victim Identification).

Dia menuturkan, jasad korban sudah diserahkan pada pihak keluarga, usai maghrib malam tadi.

Baca Juga:   Ternyata Ini Motif Remaja Pencuri 10 Koper Penumpang di Terminal 3 Bandara Soetta

Saat ditanyai apakah ada tanda kekerasan pada jasad korban, Supriyanto menyatakan pihaknya tak menemukan hal tersebut setelah melakukan pemeriksaan.

“Sejauh ini dari hasil pemeriksaan luar, tidak ada,” bebernya.

Kompol Supriyanto menambahkan, korban diperkirakan sudah meninggal dunia antara 24 – 72 jam sebelum jasadnya ditemukan.

 

Sumber : Tribunpekanbaru.com