Ungkap Penyelundupan Sabu 44 Kg, Bandar Narkoba Kelas Kakap Langsung Di Buru Polisi

16
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Ungkap Penyelundupan Sabu 44 Kg, Bandar Narkoba Kelas Kakap Langsung Di Buru Polisi
Barang bukti diperlihatkan saat rilis kasus narkoba di Mapolres Jakarta Barat, Senin (26/11). Dalam penangkapan ini polisi menyita 2 buah karung berisikan 44 kilogram sabu dan 20 ribu butir ekstasi. Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

BERITA RIAU, Jakarta – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat memburu seorang pria berinisial HT. Anggota komplotan narkoba jaringan internasional ini masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron.

“Satu orang DPO atas nama HT, bandar kelas kakap,” ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendiz saat konferensi Pers, Senin (26/11/2018).

Erick membeberkan rekam jejak HT. HT pernah terlibat pencurian dan kekerasan (curas) dan narkoba. Kemungkinan, saat di dalam lapas, HT bertemu dengan bandar lapas. Sehingga menjadi bandar kelas kakap yang menguasai jaringan peredaraan narkoba Jakarta dan Bogor

Baca Juga:   Pengungkapan Bandar Narkoba dari Dalam Lapas Bangkinang Oleh Direktorat Narkoba Polda Riau

“Dua kali masuk penjara karena curas, sekali karena narkoba. Setelah keluar malah jumlahnya lebih besar,” terang dia.

Sebelumnya, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Bara berhasil membongkar jaringan penyelundup narkoba internasional. Sebanyak 44 kilogram sabu dan 20 ribu ekstasi disita.

Selain itu, lima orang yang tergabung dalam jaringan narkoba tersebut juga berhasil diringkus. Mereka adalah HA (41), APP (30), PR (34), dan DW (38) berperan sebagai kurir serta kapten kapal.

Erick mengatakan, jaringan sudah berkali kali memasukkan narkoba ke Pulau Jawa melewati Selat Sunda melalui Pelabuhan Nelayan. Satu kali antar, kapten kapal dijanjikan mendapatkan uang Rp 7 juta. Namun, sebelum sampai ditujuan diberikan uang muka Rp 2 juta.

Baca Juga:   Industri Periklanan Mengalami Tren Yang Positif Di Indonesia

Erick mengatakan, para pelaku berencana menjual pada saat perayaan tahun baru. Targetnya ke wilayah Jakarta, Bogor dan Surabaya.

“Sabunya dipacking dalam tulisan China dan dalam bentuk batu besar. Apabila diedarkan akan dipecah-pecah,” tandas dia.

 

Sumber : Liputan6.com

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.