Plt Gubri Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir di Riau

22
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Plt Gubri Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir di Riau
Sejumlah kendaraan roda dua terendam banjir di Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (28/11/2018) tribunpekanbaru/fernandosihombing

BERITA RIAU, PEKANBARU – Pagi ini Jumat (30/11/2018) Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim akan memimpin rapat persiapan menghadapi banjir dan longsor.

Direncanakan juga dalam rapat itu ditetapkan status siaga darurat banjir dan longsor di Riau.

Rapat yang rencananya digelar di Kantor Gubernur Riau tersebut juga akan dihadiri seluruh Forkopimda di Riau serta perwakilan dari Kabupaten/Kota. Terutama yang sudah menetapkan status siaga darurat banjir.

“Pak Plt Gubernur akan langsung tetapkan status siaga darurat banjir dan longsor di Riau. Rencananya akan ditetapkan hingga akhir Desember 2018, “ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger kepada Tribunpekanbaru.com Jumat.

Baca Juga:   Banjir Di Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Membut 80 Orang Santri dan Santriwati Ponpes Darul Ulum Harus Dievakuasi

Karena sesuai prakiraan BMKG menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) musim hujan yang lebih tinggi lagi terjadi pada November hingga Desember bahkan sampai Januari 2019.

“Musim hujan dengan intensitas sampai Januari. Makanya ditetapkan status siaga darurat banjir dan longsor, ancaman itu muncul dan kita persiapkan diri, “jelas Edwar Sanger.

Sebagaimana diketahui ada enam Kabupaten/Kota di Riau yang sebelumnya sudah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor yakni Inhu, Kuansing, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Pelalawan, Kampar.

Sementara beberapa daerah lainnya mulai memasuki banjir juga Bengkalis, Kabupaten Siak dan beberapa wilayah lainnya.

Baca Juga:   Jalur Kereta Api di Kaliwungu Terganggu Ternyata Ini Penyebabnya

“Untuk penanganan maksimal makanya kita tetapkan status siaga darurat banjir, “ujar Edwar.

Untuk penanganan semdiri menurut Edwar pihaknya di BPBD sudah mengirimkan sebelumnya logistik ke Kabupaten/Kota sebagai upaya penanganan bencana banjir.

” Sekarang ini kita masih mengajukan bantuan ke pusat dan masih dalam proses. Kita harapkan dalam waktu dekat ini permintaan bantuan kita diberikan pusat, “ujar Edwar Sanger.

Selain penetapan status siaga darurat banjir dan longsor dalam rapat itu juga akan dicabut status siaga darurat Karhutla Riau yang berakhir pada 30 November.

Baca Juga:   Banjir Kembali Datang,Warga Kebon Pala Tak Khawatir

Suumber : Tribunpekanbaru.com

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.