Satgas Saber Pungli Tangkap Oknum Lurah di Pekanbaru, Beserta Uang Tunai 10 Juta Rupiah

22
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Satgas Saber Pungli Tangkap Oknum Lurah di Pekanbaru, Beserta Uang Tunai 10 Juta Rupiah
Uang tunai yang disita dari tangan oknum Lurah di Pekanbaru yang ditangkap Satgas Saber Pungli di Warung Kopi. Inset: R (37) oknum lurah yang diamankan Satgas Saber Pungli

BERITA RIAU, PEKANBARU- Satgas Saber Pungli Tangkap Oknum Lurah di Pekanbaru.

Lurah Sidomulyo Barat, Kota Pekanbaru inisial R diciduk polisi saat sedang di warung kopi.

Pria 37 tahun yang diciduk Satgas Saber Pungli diduga melakukan pemerasan terhadap warga yang sedang mengurus Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah.

Sejumlah barang bukti pun diamankan dari tangan oknum Lurah tersebut.

Uang tunai sebesar Rp 10 juta diamankan dari dalam jok sepeda motor dinas si oknum lurah.

Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, menciduk R, Rabu (28/11/2018).

Baca Juga:   Strategi Khusus Polri Amankan Reuni 212

Satgas Saber Pungli Ditreskrimsus melakukan pengintaian dan penangkapan terhadap pelaku.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Kamis (29/11/2018) menjelaskan, R ditangkap di sebuah warung kopi di Jalan Soekarno Hatta.

Dijelaskannya, modusnya, pelaku meminta uang atau memeras warga yang sedang mengurus SKT dan SKGR.

erungkapnya praktik ini, berawal dari laporan dari masyarakat bernama Sabar.

Dia selaku pembeli tanah, dimintai uang Rp 10 juta oleh pelaku saat mengurus SKGR.

Alasannya, agar SKGR yang diurus cepat ditandatangani dan selesai.

“Berdasarkan informasi itu, Tim Tindak Satgas Saber Pungli Ditreskrimsus melakukan pengintaian dan penangkapan terhadap pelaku. Di dalam jok sepeda motor dinasnya, didapati uang sebesar Rp 10 juta,” katanya.

Baca Juga:   Papua : Ali Taher Parangsong Sosialisasi Empat Pilar Sangat Strategis

Pelaku dan barang bukti lalu dibawa ke kantor Ditreskrimsus Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan.

“Pengakuannya, sebelumnya pelaku juga meminta uang sebesar Rp 25 juta dari warga bernama Haslina Murni, selaku penjual tanah. Namun yang diterima Rp 23 juta,” sebut Kabid Humas.

Hasil pengembangan, barang bukti uang Rp 23 juta juga berhasil diamankan aparat.

Dia menambahkan, pelaku kini masih dilakukan pemeriksaan di Subdit III Ditreskrimsus Polda Riau.

Pelaku dijerat pasal 12 huruf E UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tipikor.

“Ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. Pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 milyar,” pungkasnya

Baca Juga:   Panglima TNI Menegaskan Drone Dilarang Terbang Saat Pembukaan Asian Games

 

 

Sumber : Tribunpekanbaru.com

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.