TKN: Jokowi Tidak Serang Personal Prabowo, Jokowi Hanya Menyampaikan Fakta.

43
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
TKN: Jokowi Tidak Serang Personal Prabowo, Jokowi hanya menyampaikan fakta.
Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin saat Debat Capres Pilpres 2019 pertama di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). Debat perda

BERITA RIAU, Jakarta – Debat pertama capres cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan telah berlangsung semalam, Kamis 17 Januari 2019. Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin kerap menyerang pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam debat capres, Jokowi menyerang Prabowo dengan komitmen pemberantasan korupsi dan keterlibatan perempuan di partai yang dipimpin Prabowo yakni Gerindra. Menurut Jokowi, Prabowo memperbolehkan enam kader eks koruptor di partainya menjadi caleg di Pemilu 2019. Padahal Prabowo sempat menyampaikan komitmennya untuk memberantas korupsi.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Ace Hasan Syadzily membantah bahwa Jokowi menyerang Prabowo dengan isu personal. Kata dia, Jokowi hanya menyampaikan fakta.

Baca Juga:   Debat Capres Cawapres Pertama Sudah Berlalu, Siapa Yang Lebih Unggul?

“Pembawaan Pak Jokowi yang lebih menyampaikan fakta. Misalnya soal perempuan dan pemberantasan korupsi,” kata Ace saat dihubungi merdeka.com, Jumat (18/1/2019).

Menurutnya Jokowi hanya ingin menunjukan bagaimana mantan Danjen Kopassus itu berkomitmen memberantas korupsi dan berusaha melibatkan perempuan. Semua komitmen itu, lanjut Ace harus dilakukan dari lingkungan kecil seperti partainya sendiri.

“Bagaimana mau memperjuangkan perempuan kalau dalam partainya sendiri peran perempuan minim. Demikian juga soal korupsi, bagaimana mau memberantas korupsi kalau Partainya sendiri mencalonkan eks mantan koruptor,” ungkapnya.

Politikus Partai Golkar itu juga tidak ingin melihat sisi etis atau tidaknya menanyakan hal semacam itu dalam panggung debat capres-cawapres. Sebab, tambah dia, ini adalah masalah konsistensi dalam memberantas korupsi.

Baca Juga:   PT. Sariwangi Dinyatakan Pailit Atau Bangkrut

“Ini bukan soal etis atau tidak etis. Ini soal konsistensi seorang pemimpin. Membahas korupsi ya harus mulai dari diri dan lingkungannya,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said juga menyoroti perdebatan capres-cawapres tadi yang sempat menyinggung personal. Dia berharap, bisa menjadi kajian oleh Bawaslu.

“Yang kami sorot adalah justru kebijakan dan keputusan tidak menyerang pribadi. Malahan kami merasa mendapat serangan kepada pribadi dan institusi barangkali bisa jadi evaluasi di Bawaslu yang baru saya kira banyak,” kata Sudirman saat jumpa pers di Hotel Bidakara, Pancoran, JakartaSelatan, Kamis (17/1/2019) malam.

Baca Juga:   Menanti Debat Pertama Capres-Cawapres 2019

 

Sumber : Liputan6.com

Loading...