Dalam Pencegahan Karhutla Di Riau Kepala BNPB Minta Pemprov Riau Libatkan Tokoh Agama

33
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Dalam Pencegahan Karhutla Di Riau Kepala BNPB Minta Pemprov Riau Libatkan Tokoh Agama
FOTO ILUSTRASI - Petugas gabungan memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Medang Kampai, Kota Dumai, Minggu (3/2). Dok. Tribunpekanbaru.com

BERITA RIAU,  PEKANBARU – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, menegaskan bahwa langkah pencegahan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak harus selalu dengan penegakan hukum.

Namun bisa juga dengan cara pendekatan humanis kepada masyarakat dengan melibatkan tokoh agama.

Hal tersebut disampaikan Letjen Doni ketika menyampaikan arahan kepada pemerintah Provinsi Riau terkait penanggulangan bencana di gedung daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Kamis (7/2/2019) malam.

Pada kegiatan tersebut, juga hadir Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Danrem 031/WB, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Bupati/walikota, Kepala BPBD dan undangan lainnya.

Baca Juga:   Terkuak, Motif Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru Riau

“Tindakan hukum sangat diperlukan terhadap para pelaku Karhutla. Namun pendekatan emosional dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan agama untuk menanamkan perlunya kesadaran agar tak membakar lahan jauh lebih penting,” sebutnya.

Untuk itu, lanjut Doni, ia meminta kepada seluruh pihak terkait di Riau untuk bisa memaksimalkan dalam hal pencegahan mau pun pengendalian Karhutla.

Seperti pihak penegak hukum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Manggala agni, instansi pemerintahan lainnya, hingga unsur-unsur yang ada di tingkat bawah kelurahan dan desa sebagai ujung tombak.

“Dalam pencegahan Karhutla ini, semua pihak harus terlibat. Tentu sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” ajaknya.

Baca Juga:   Kebakarn Hutan Dan Lahan di Riau Makin Luas. Paling Luas di Bengkalis

Dari sisi keagamaan, menurut Doni, peran para ulama juga hendaknya bisa diikut sertakan dalam melakukan pencegahan Karhutla melalui khotbah atau ceramah-ceramah di mesjid terkait Karhutla.

Apalagi Provinsi Riau merupakan daerah dengan mayoritas masyarakat muslim.

Sumber : Tribunpekanbaru.com

Loading...