Dinas PUPR Berharap Jembatan Siak IV Dianggap Layak

19
0

Berita Pekanbaru - Berita Riau
Bagikan :
Dinas PUPR Berharap Jembatan Siak IV Dianggap Layak
Kementrian Pekerjaan Umum bersama tim dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) menggelar uji beban atau loading test jembatan Siak IV, Jumat (8/2/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY).

BERITA RIAU, PEKANBARU – Uji beban jembatan Siak IV yang menghubungkan Jalan Sudirman dengan Rumbai Pesisir sudah selesai dilaksanakan.

Proses uji beban yang dilakukan oleh Kementerian PU dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) berlangsung selama dua hari, Jumat (8/2/2019) hingga Sabtu (9/2/2019).

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau sudah menyampaikan laporan ke pihak Kementerian PU atas selesainya pelaksanaan uji beban jembatan Siak IV Pekanbaru.

Pihaknya berharap hasil uji beban bisa segera diputuskan untuk mendapatkan sertifikat layak.

Sebab sertifikat layak yang dikeluarkan oleh Kementerian PU sangat penting bagi masyarakat Riau.

Sebelum sertifikat layak didapatkan, maka jembatan tersebut belum bisa dibuka untuk dilewati masyarakat umum.

“Makanya besok kami akan ke Jakarta untuk menyampaikan itu. Kalau bisa lebih cepat kan lebih bagus,” kata Maisar Damri, Pengendali Jembatan Siak IV Dinas PUPR Riau saat dihubungi Tribun, Minggu (10/2/2019).

“Selain menanyakan kapan sertifikat layak itu bisa dikeluarkan, kita juga nanti akan mengundang langsung pihak kementerian. Kalau bisa pak menterinya langsung untuk bisa hadir saat peresmian jembatan Siak IV,” imbuhnya.

Baca Juga:   Mall SKA Pekanbaru Menggelar Event Midnite Sale, Catat Jadwalnya

Seperti diketahui peresmian jembatan Siak IV dijadwalkan akan dilaksanakan pasa tanggal 14 Februari nanti.

Meski jadwal peresmian jembatan Siak IV sudah ditetapkan tanggal 14 Februari, namun pihaknya belum bisa memastikan apakah jembatan tersebut bisa langsung dilewati masyarakat umum atau belum.

Karena masih bergantung pada sertifikat layak yang nanti diterbitkan oleh Kementerian PU.

Menurut penjelasan Maisar, untuk menerbitkan sertifikat layak, masih ada sejumlah tahapan yang harus dilewati.

Setelah uji beban selesai, maka hasilnya akan dilpelokan bersama seluruh tim KKJTJ.

“Pleno dilakukan oleh seluruh anggota tim, bukan hanua tiga profesor ahli jembatan yang kemarin melakukan pengujian di Pekanbaru,” katanya.

Setelah diputuskan dalam rapat pleno bersama seluruh anggota tim KKJTJ, maka hasil pleno tersebut diusulkan ke Kementerian PU untuk diterbitkan sertifikat layaknya.

Baca Juga:   Pembangunan Flay Over Terus Di Gesa, Dan Harus Di Awasi Ole Pemprov Riau

“Tapi kita tau kapan plenonya dilaksanakan. Kita berharap nya lebih cepat lebih bagus,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto memastikan jadwal peresmian Jembatan Siak IV atau Jembatan Marhum Bukit ini akan dilaksanakan tanggal 14 Februari mendatang.

Pihaknya bahkan sudah menggelar rapat persiapan persemian Jembatan Siak IV.

“Tangal 14 Februari pukul 08.00 WIB kita mulai pelantikanya. Kita akan mengundang seluruh elemen masyarakat, Gubenur, Gubenur terpilih, DPRD Riau,” kata Dadang.

Setelah uji beban hari ini, maka kita akan segera menyiapkan seluruh fasilitas pendukungnya, termasuk pengaspalan, pemasangan pagar, trotoar. Harus selesai dalam satu minggu ini, karena saat peresmian semua sudah harus selesai,” imbuhnya.

Namun sayang, jembatan yang diberinama Sultan Abdul Jalil Alamuddinsyah atau Marhum Bukit ini belum bisa dipastikan dipastikan.

Bahkan pihak Dinas PUPR Riau tidak menjamin jembatan ini bisa dilewati masyarakat umum saat peresmian 14 Februari nanti.

“Kami belum bisa pastikan apakah nanti saat peresmian bisa langsung dibuka atau belum. Karena untuk membuka jembatan ini kamis harus mendapatkan sertifikat layak dari kementrian PU dan KKJT berdasarkan hasil uji beban ini,” katanya.

Baca Juga:   Joni Kala Si Pemanjat Tiang Bendera Bakal Di Undang Menpora Undang ke Jakarta

Sebab pihaknya tidak bisa memprediksi kapan sertifikat layak dari hasil uji beban jembatan tersebut bisa didapatkan. Karena prosesnya ada di kementrian PUPR dan KKJTJ.

“Makanya kami mohon pengertiannya, sudah diresmikan tapi kok belum boleh dilewati, ini demi kita bersama, karena semua ada proses dan hitung-hitungan, kalau kita berharap lebih cepat lebih bagus,” ujarnya.

Seperti diketahui, Jumat (8/2/2019) lalu Kementrian PUPR dan tim dari KKJTJ melakukan uji beban dinamis dan statis jembatan Siak IV.

Dalam uji beban ini ada 24 kendaraan jenis dumb truck berbobot 34 ton yang disusun berjejer di atas jembatan. Sehingga total berat kendaraan yang diparkirkan bersamaan di atas jembatan ini mencapai 816 ton.

Sumber : Tribunpekanbaru.com

Loading...