Biaya Pengobatan Andra Aditia, Bayi Penderita Kelainan Usus Besar Akan di Fasilitasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti

Bagikan :

BERITA RIAU, KEPULAUAN MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan memfasilitasi biaya pengobatan Andra Aditia Prasetyo. Hal itu diketahui saat Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM beserta tokoh masyarakat dan dinas terkait mengunjungi kediaman bayi berusia 7 bulan, penderita kelainan usus besar (Hirschsprung), warga Jalan Nusa Indah Gang Cili, RT 05/RW 04, Keluarahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi. Dalam kesempatan itu Sekda meminta keluarga jangan kawatir soal biaya pengobatan karena Pemda Meranti melalui Dinas terkait akan memfasilitasinya, Selatpanjang, Rabu (26/6/2019).

Turut mendampingi Sekda Meranti, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Putra SH, Sekretaris Dinas Kesehatan Asrul, Kasubag Umum RSUD Meranti Miftah, Tokoh Masyarakat Asnan Mahadar, Sugianto, Ketua Sapma PP Boby Iskandar, Kasubag Kesra Alvian, pihak Puskesmas dan lainnya.

Baca Juga:   Politeknik Negeri Bengkalis Hadirkan Kepala BKI sebagai Pemateri Saat Gelar Seminar dan Kuliah Umum

Sesampainya dikediaman Andra Aditia Prasetya, Sekda dan rombongan langsung disambut oleh Rodiah (35), ibunda dari Andra yang mempersilahkan rombongan memasuki rumah untuk melihat kondisi terakhir sang bayi pederita Hirscprung.

Saat Sekda Meranti H. Yulian Norwis dan rombongan melihat Andra dalam kondisi sehat dengan pertumbuhan normal layaknya bayi-bayi lainnya, bahkan sesekali Andra tampak tertawa dan meloncat kegirangan ketika Sekda mencoba menyapa dan menyentuhnya.

Terkait kondisi terkini, sang bayi seperti dituturkan Ibunda Andra, Rodiah meski anaknya lahir secara normal tanpa operasi di RSUD Meranti, kondisi fisiknya mengalami kelainan yakni usus sang bayi berada diluar. Mendapati kondisi tersebut pihak keluarga telah berupaya mengobati dengan melakukan penanganan pertama dengan cara Colostomi (operasi) terhadap Andra. Operasi pertama berjalan sukses dan kini akan dilanjutkan untuk operasi kedua yang rencananya akan dilakukan di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

Baca Juga:   Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Kejahatan Yang Telah Memiliki Hukum Tetap

Namun untuk operasi kedua ini, Rodiah mengaku kepada Sekda Meranti H. Yulian Norwis cukup kewalahan karena belum memiliki biaya, mendengar keluhan tersebut Sekda menegaskan kepada pihak keluarga jangan kawatir karena Pemda Meranti siap memfasilitasi biaya pengobatan Andra.

“Jangan kawatir kita akan membantu biaya pengobatannya, keluarga tinggal beritahu kami kapan akan dibawa ke Pekanbaru, kita akan coba juga berkoordinasi dengan rumah sakit disana agar mendapatkan penanganan yang cepat,” ucap Sekda.

Dan Sekda juga menyampaikan jika masyarakat mengalami atau mengetahui warga yang sakit atau membutuhkan bantuan segera beritahu RT/RW dan segera bawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan.

Baca Juga:   Polsek Payung Sekaki Patroli di Daerah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Pekanbaru

“Soal biaya kita akan coba bantu, yang penting diobat dulu karena kita peduli..” tegas Sekda.

Selain itu Sekda juga berharap sinergi dari masyarakat RT/RW untuk membantu mengkomunikasikan warga yang sakit dengan Puskesmas, Rumah Sakit dan Dinas terkait agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. Dan kepada pihak Rumah Sakit Sekda meminta dapat bergerak cepat untuk menangani warga yang sakit.

“Lakukan gerak cepat untuk membantu masyarakat yang sakit, jangan sampai warga menilai Pemda tidak peduli,”ucapnya mengakhiri.

Sekedar informasi dalam kunjungan itu selain melihat kondisi Andra secara langsung Pemkab Meranti melalui Sekda juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban pihak keluarga.

 

Sumber : www.goriau.com



Be Smart, Read More