Polres Siak Terpilih Menjadi Satu-Satunya Wilayah Zona Integritas Tahun 2019

Bagikan :

BERITA RIAU, SIAK SRI INDRAPURA – Syukuran peringatan ke-73 hari Bhayangkara 2019 yang berlangsung di Gedung Tengku Mahratu, Kapolres Siak AKBP Ahmad David SIK didampingi Wakapolres Siak, Kompol Hariri Abdullah menyerahkan potongan tumpeng kepada personil Polres Siak yang paling tertua dan termuda.

Dalam kesempatan yang sama juga, Kapolres Siak juga menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi Polri yakni meraih opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama 6 tahun berturut-turut mulai dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2018.

“Terima kasih kepada pemerintah Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan kepercayaan penuh dalam melaksanakan tugas-tugas Polri. Sehingga nampak pada peningkatan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Polri dari tahun 2017 ke tahun 2018,” kata Kapolres memaparkan.

Baca Juga:   Seorang Kakek Tua Sebatang Kara Ditemukan Meninggal di Lorong Masjid An-Nur Pekanbaru

Untuk diketahui, katanya lagi, tahun ini khususnya Polda Riau telah ditetapkan Polres Siak sebagai satu-satunya Polres yang akan diteliti atau dievaluasi untuk penetapan wilayah zona integritas, dari 12 Polres yang ada di wilayah Polda Riau.

“Kami menyadari sepenuhnya berbagai capaian tersebut tidak akan dapat diraih Polri tanpa bimbingan dan arahan serta dukungan dari Bapak Ibu sekalian serta kerjasama dari berbagai teknologi yang ada di Kabupaten Siak ini,” kata Ahmad David.

Polri menjadi pilar keutuhan bagi negara kesatuan Republik Indonesia dengan berbagai perbaikan yang dilaksanakan selama 3 tahun terakhir melalui program yang terkenal dengan sebutan promoter profesional modern dan terpercaya.

Baca Juga:   Pasien Penderita Demam Berdarah di Kota Dumai Meningkat Tajam

“Dengan menitik beratkan pada tiga kebijakan utama yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur dan manajemen media,” tambahnya lagi.

Peningkatan kinerja diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik profesionalisme penegakan hukum dan pemeliharaan stabilitas Kamtibmas secara optimal.

Perbaikan kultur direalisasikan dengan pendekatan budaya, menghilangkan arogansi kekuasaan dan menekan kekerasan yang ekstensif.

Sedangkan pada bidang manajemen media dilaksanakan pada media konvensional dan media sosial dengan menyampaikan berbagai upaya Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, meminimalisir berita negatif dan ujaran kebencian.

“Tiga tahun implementasi program promoter telah menunjukkan hasil yang cukup baik kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Berdasarkan survey lembaga kredibel di Indonesia, Polri berada pada 3 besar yang dipercaya publik,” sebutnya.

Baca Juga:   Panitia Sampaikan Permohonan Maaf dan Siap Bertanggung Jawab Atas Insiden Meninggalnya Penonton Kejurda Road Race Bengkalis

Berbagai capaian yang diraih oleh Polri, Kata Ahmad David, akan mendorong Polri untuk terus melaksanakan perbaikan guna mendapatkan kepercayaan publik yang amat penting di Era Reformasi ini.

“Selanjutnya kami juga siap menindak lanjuti berbagai perintah atau instruksi Presiden dan mempertebal serta memperoleh haknya dalam melaksanakan tugas-tugas yang akan datang,” kata Kapolres Ahmad David sembari menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh ulama, tokoh pemuda dan pemerintah yang ada di Kabupaten Siak.

 

Sumber : www.goriau.com



Be Smart, Read More