Dari Rimbo Panjang Hingga Bangkinang Jarak Pandang Hanya Berkisar Sekitar 70 Meter Akibat Kabut Asap

Bagikan :

BERITA RIAU, KAMPAR Asap akibat kebakran hutan dan lahan di wilayah Kampar, Riau semakin tebal. Bahkan di daerah Rimbo Panjang hingga Bangkinang, jarak pandang kadang sampai 70 meter. Kondisi ini dikeluhkan warga dan pengendara.

Karena itu, BPBD Kabupaten Kampar juga sudah meminta bantuan ke BPBD Provinsi Riau dalam penanganan kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kampar, Rabu (4/9/2019). Karena minimnya alat pemadam Karlahut.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan di wilayah Kampar terjadi di Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang. Kebakarannya terjadi sejak Selasa 3 September kemarin sehingga asap tebal menyelimuti hingga Bangkinang.

Baca Juga:   15 Rumah dan 1 Gudang Kopra Ludes Akibat Kebakaran di Seberang Tembilahan Indragiri Hilir

“Iya kebakarannya terjadi di Kecamatan Tambang. Semak belukar yang terbakar sekitar 2 hektare. Ini kita lagi di Kantor BPBD Riau minta bantuan penanganannya. Karena kan kita sama-sama tahu alat pemadam kita minim,” ungkap Kepala BPBD Kampar, Tarmizi kepada GoRiau.com melalui telepon selulernya. Namun Kepala BPBD Kampar ini menyebutkan asap tebal di wilayah Kampar tidak hanya disebabkan kebakaran di Rimbo Panjang.

Namun juga bersumber kebakaran lahan dan hutan dari kabupaten tetangga.

“Yang kini asap tebal menyelimuti Bangkinang itu tidak hanya disebabkan oleh kebakaran di Tambang. Namun juga bersumber dari luar, kabupaten lain,” sebut Tarmizi.

Baca Juga:   Komisi II Kejar Dinas ESDM Riau Karena Dapat Informasi Bengkalis Penghasil Emas

Ia menambahkan, bahwa pihaknya akan terus berusaha berkoordinasi dengan pihak-pihak lain dalam menangani Karhutla di wilayah Kampar.

Dari pantauan GoRiau.com, terlihat dari Bukit Candika Bangkinang jarak pandang saat ini hanya berkisar 60 meter sampai 70 meter.

 

Sumber : www.goriau.com



Be Smart, Read More