Apa Kabarnya Revisi Perda Penurunan Pajak Pertalite??

Apa Kabarnya Revisi Perda Penurunan Pajak Pertalite??
Apa Kabarnya Revisi Perda Penurunan Pajak Pertalite??
Bagikan :

BERITA RIAU – PEKANBARU– Dua pekan sudah berkas revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang pajak daerah untuk penurunan pajak pertalite berada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Seharusnya, saat ini Perda tersebut sudah selesai dievaluasi, dan tinggal memperbaiki Peraturan Gubernur (Pergub)nya.

Salah seorang anggota Pansus revisi pajak Perda tersebut, Sumiyanti menyampaikan, pihaknya hanya menunggu proses administrasi dari pimpinan DPRD Riau, terkait sudah tuntas atau belum prosesnya di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menurutnya hal tersebut bisa ditanyakan kepada pimpinan DPRD Riau.

Sementara itu, salah soerang Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, penghitungan masa evaluasi revisi Perda pajak daerah tersebut di Kemendagri memang membutuhkan waktu dua minggu.

Baca Juga:   Puluhan Ibu Rumah Tangga di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Ikuti Pelatihan Kain Perca

Namun menurutnya dua minggu yang dimaksud adalah dua minggu masa kerja.

Jika dihitung dari awal April sejak penyerahan berkas tersebut ke Kemendagri, maka proses evaluasi tersebut baru berjalan sekitar 11 hari hingga Senin (16/4).

Artinya masih ada waktu maksimal hingga akhir pekan ini untuk proises evaluasi tersebut.

Namun demikian, menurutnya pihak Pemprov Riau, terutama Biro Hukum Pemprov Riau perlu mengecek ke Kemendagri terkait proses tersebut, sehingga kalau memungkinkan bisa lebih dipercepat prosesnya.

“Pihak biro hukum seharusnya bisa mengecek ke Kemendagri terkait evaluasi tersebut, sudah sampai dimana prosesnya,” ujarnya pada Tribunpekanbaru.com.

Baca Juga:   Pekan Ini Batas Akhir Bayarkan THR Pekerja

Jika sudah selesai dan sudah dapat nomor register, maka menurutnya pihak Pemprov Riau bisa langsung nantinya menindaklanjuti dengan memasukkan ke lembaran daerah, untuk kemudian diproses Pergubnya, setelah dikirimkan oleh pihak Kemendagri.

Tapi kalau ada koreksi, maka akan dikembalikan dulu ke Pemprov Riau untuk diperbaiki. Kalau pihak Pemprov Riau sudah menyetujui, maka diteken oleh pihak Pemprov dan dibuatkan berita acaranya, dan kirim lagi ke Kemendagri,” ulasnya.

Sebelumnya, Dedet juga menjelaskan, setelah nomor register tercatat di Kemendagri, pihak Pemprov baru bisa memulai proses perubahan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pajak daerah tersebut.

Baca Juga:   Satpol PP Kepulauan Meranti Lakukan Penertiban Bagi Pengusaha Yang Tidak Mengantongi Izin

“Untuk Pergub saya rasa tidak lama proses perubahannya, karena hanya mengubah redaksional saja, dan itu bisa langsung dilakukan di internal Pemprov Riau, paling hanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 hari,” jelasnya pada Tribunpekanbaru.com.

Dengan demikian, menurut pria yang akrab disapa Dedet ini, perubahan harga sudah bisa dilakukan, hanya tinggal pihak Pemprov melakukan koordinasi secara langsung dengan pihak Pertamina, untuk menyesuaikan harga pertalite, dan secara otomatis harganya akan turun.
Sumber : Tribunnews.com



Be Smart, Read More