Merasa Kurang Dianggap Profesinya di Pemko Dumai, IAI Mengadu ke DPRD

Bagikan :

BERITA RIAU, DUMAI – Ikatan Apotoker Indonesia (IAI) Kota Dumai mengadukan nasib mereka yang kurang mendapat porsi di pemerintahan Kota Dumai di bidang kesehatan.

Pengaduan yang mereka lakukan ini kepada wakil rakyat di gedung legislatif Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur baru-baru ini.

Kedatangan mereka di antaranya Dian selaku Ketua IAI Kota Dumai, Sekretaris Azizah Daulay, Rita Bendahara, Ketua Bidang Ilmiah, Ketua Bidang Organisasi dan Humas IAI Dumai yang diterima oleh Mawardi selaku Wakil Ketua DPRD Kota Dumai.

Baca Juga:   Pagi Ini, 9 Titik Panas Terpantau di Riau

Menurut Dian, meskipun memiliki ilmu dan pengamam sebagai apoteker namun mereka hanya sering dianggap tenaga kerja biasa.

“Bahkan pada waktu penerimaan PNS tahun 2018 lalu tenaga apoteker hanya mendapat porsi depan orang. Meskipun sebagian dari kami sebagai pengurus sudah bekerja di RSUD,”terangnya.

Sementara itu pria yang kerap disapa Ustadz itu menyarankan agar keluhan mereka disampaikan pada aspirasi yang nantinya akan diadvokasi oleh pihaknya ke instansi terkait.

Disampaikannya, IAI silahkan saja membuat program yang mereka buat mungkin punya program, dan nanti pihaknya akan menyampaikan kepada Dinas Kesehatan Kota Dumai

Baca Juga:   Siswa SMP di Riau Tewas Dianiaya Temannya di Senja Hari

“Kalau programnya bagus tentu bisa kita bantu alokasi anggarannya. Kalau perlu kita buat Perda agar menjadi sumber kekuatan, “terang Mawardi.

Sebagai wakil rakyat, DPRD juga punya hak fungsi melakukan pembelaan hak masyarakat termasuk keluhan dari berbagai organisasi.

“Salah satunya IAI ini. Dan Diskes ini ada anggaran umumnya yang bisa disinergikan dengan Diskes. Karena pos anggaran apoteker ini bisa saja di Diskes,”tukasnya.

Sumber : riaulink.com



Be Smart, Read More