PPKM Level 4 Pekanbaru,Berlangsung Selama 2 Pekan

Ilustrasi PPKM Level 4. [Suara.com/Muhammad Yasir].
Bagikan :

BERITA RIAU-PORTAL BERITA RIAU: Pekanbaru akhirnya menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level IV. Penerapannya berlaku mulai tanggal 26 Juli sampai 8 Agustus 2021.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengatakan bahwa Satgas Covid-19 segera membahas teknis pelaksanaannya pada hari ini, Sabtu (24/7/2021).

“Kita akan bahas sabtu pagi terkait rencana penerapan PPKM level 4 hari senin,” kata Firdaus dilansir dari Riauonline.co.id–jaringan Suara.com pada Jumat 23 Juli 2021.

Disampaikan Firdaus, ada sejumlah poin pembatasan kegiatan masyarakat selama PPKM Level 4, di antaranya.

1.Sektor non esensial memberlakukan work from home seratus persen. Kemudian               pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara online. Sektor esensial 50 persen work       from home.

2.Sektor esensial yakni sektor keuangan, perbankan, pasar modal, teknologi informasi,       hotel non karantina dan industri ekspor. Sektor kritikal menerapkan work from office         secara ketat. Sektor ini meliputi sektor keamanan, kesehatan, logistik, industri                 makanan dan minuman, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi,       listrik, air dan industri pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:   Bakar Lahan untuk Kebun Sawit, Tiga Warga Riau Ditangkap Polisi

3.Supermarket, pasar tradisional, toko klontong dan swalayan hanya bisa beroperasi           hingga pukul 20.00 WIB. Kapasitas yang terisi hanya 50 persen.

4.Sektor industri ekspor dan penunjangnya cuma bisa 50 persen untuk tiap shift. Mereka     mesti terapkan protokol kesehatan yang ketat.

5.Aktivitas konstruksi juga bisa beropasi seratus persen. Mereka mesti menerapkan             protokol kesehatan yang ketat.

6.Pusat perbelanjaan, mal dan pusat perdagangan tutup sementara. Pasar tradisional           bisa   beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Baca Juga:   Portal Berita Ujung Batu

7.Pasar tradisional yang menjual barang di luar kebutuhan sehari-hari hanya buka hingga     pukul 15.00 WIB. Mereka harus menerapkan kapasitas 50 persen dengan protokol           kesehatan yang ketat.

8.PKL, toko klontong, agen voucher, pangkas rambut, laundry, bengkel, cucian kendaraan     dan usaha kecil lainnya bisa buka hingga pukul 20.00 WIB. Pengaturannya oleh               pemerintah daerah guna memastikan pengelola menerapkan protokol kesehatan ketat.

9.Warung makan, lapak jajanan dan PKL bisa buka hingga pukul 21.00 WIB dengan             menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengunjung hanya bisa berada di sana           selama 30 menit. Aktivitas makanan di tempat umum hanya menerima layanan               delivery  atau take away.

Baca Juga:   Ada Setnov di Rest Area Tol Cipularang, Ini Penjelasan KPK ?

10.Aktivitas ibadah masyarakat bisa dilaksanakan di rumah saja selama PPKM level 4.          Ruang publik tutup sementara selama PPKM level 4. Kegiatan yang menimbulkan              keramaian atau resepsi pernikahan ditiadakan selama PPKM level 4.

11.Transportasi umum hanya bisa beroperasi selama PPKM level 4 dengan kapasitas 70         persen. Mereka harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

12.Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jauh harus menujukkan kartu vaksin.       Mereka yang penumpang pesawat harus berbekal PCR H-2.

13.Moda transportasi jarak jauh lainnya harus berbekal tes swab antigen H-1. Selama           PPKM level 4 RT/RW zona merah masih menerapkan PPKM mikro.

Sumber:suarariau.id



Be Smart, Read More